Viral Maling Bawa Anak

Gas Elpiji 3 Kg Dicuri, Mbah Topo Ikhlaskan Maling Bawa Anak, Meski Jualan Merosot di Tengah Corona

Meskipun mengikhlaskan, nenek penjual tahu bacem tersebut mengaku menyayangkan mengapa pencuri melibatkan seorang anak di bawah umur.

TribunSolo.com/Ilham Oktafian
Pemilik Warung Tahu Tempe Bacem Mbah Topo (69) di lingkungan RT 04 RW 03, Kelurahan Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jumat (22/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menjadi korban pencurian, karena gas elpiji 3 kg yang akan dibuatnya masak hilang digondol maling menggunakan motor dan bawa anak, Nafsiatun atau Mbah Topo mengikhlaskannya.

Nenek 69 tahun yang setiap hari berjualan di Warung Tahu Tempe Bacem Mbah Topo di lingkungan RT 04 RW 03, Kelurahan Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Kota Solo itu pun membagikan kisahnya.

Ya, Mbah Topo sapaan akrabnya mengaku sudah puluhan tahun berjualan tahu bacem di gang sempit.

Bahkan lapaknya sangat sederhana alias kecil hanya 2x3 meter yang berada di pojokan kampung jauh dari rasa mewah.

Agar tak kena hempasan air hujan, sebagian ditutup dengan baliho bekas di depan warungnya.

Gas Elpiji 3 Kg Milik Nenek Penjual Tahu di Solo Dicuri, Aksi Maling Bawa Anak Sempat Terekam CCTV

Tak Tanggung-tanggung, Maling Ini Curi Kabel Pakai Excavator, Baru Potong 10 Meter Terbongkar Polisi

Diungkapkan oleh Mbah Topo, jika ia sudah berjualan tahu bacem sejak 24 tahun lalu.

"Benar, saya sudah jualan disini sejak tahun 1996," kata dia.

"Baru kali ini ada pencurian, sebelumnya gak pernah ada," tegasnya.

Mbah Topo menyayangkan tindak pencurian yang melibatkan anak kecil tersebut.

Halaman
12
Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved