Berita Solo Terbaru

Pabrik Snack Astor di Permukiman Padat Jagalan Solo Terbakar, Warga Berhamburan saat Sudah Tertidur

Pabrik snack astor yang beralamat di Jalan Surya Nomor 163 Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Kota Solo dilalap si jago merah.

TribunSolo.com/Istimewa
Pabrik snack astor yang beralamat di Jalan Surya Nomor 163 Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Kota Solo yang terbakar, Jumat (22/5/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pabrik snack astor yang beralamat di Jalan Surya Nomor 163 Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Kota Solo dilalap si jago merah.

Dari informasi yang diterima TribunSolo.com, kebakaran yang yang terjadi di tengah malam Jumat (22/5/2020) pukul 23.30 WIB saat warga terlelap, sempat membuat warga sekitar berhamburan karena panik.

Terlebih lokasi pabrik di kawasan padat penduduk.

Diduga Kena Kembang Api yang Dimainkan Anak-anak, Gudang Benang di Trucuk Klaten Ludes Terbakar

Potret Hotel Solo saat Lebaran di Tengah Corona, Biasanya Bisa Tolak Tamu, Kini 10 Persen Beruntung

Menurut Babinsa Jagalan, Lalu, pihaknya bersama polisi melakukan antisipasi dengan mengungsikan warga terdekat di tanah lapang yang yang aman.

"Warga kita ungsikan di lapangan panahan sebagai antipasi," katanya, Sabtu (23/5/2020).

Menurut Lalu yang berada di lokasi kejadian menyebut, penyebabnya sendiri karena ada konsleting antara mesin dan kabel listrik.

Saat itu Lalu yang tengah berkeliling mendapatkan keterangan tersebut dari seorang satpam bernama Lilik.

"Menurut satpamnya, ada mixer untuk adukan," kata dia

"Di situ terjadi konsleting antara dinamo dan listrik," tambahnya.

Kronologi Kebakaran Indomaret Mojosongo Solo, 8 Mobil Damkar Dikerahkan, Api Tak Jadi Membesar

Kebakaran Bekas Basecamp PT Standar Beton Indonesia di Boyolali, 1 Orang Alami Luka Bakar Berat

Sebanyak 11 mobil pemadam asal Solo diterjunkan lokasi kejadian untuk memadamkan api.

"Butuh sekira 2 jam lebih bagi para petugas untuk memadamkan" akunya.

Dikatakan olehnya jika area produksi pabrik ludes dan tak ada barang yang dapat diselamatkan. (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved