Solo KLB Corona

Berencana Terapkan Konsep The New Normal, Rumah Karantina Solo Bakal Setop Terima Penghuni Baru

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berencana tidak menerima penghuni baru di rumah karantina yang telah disiapkan, Jumat (29/5/2020).

TribunSolo.com/Adi Surya
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani saat jumpa pers di Posko Covid-19 Balai Kota Solo, Jalan Jenderal Sudirman. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berencana tidak menerima penghuni baru di rumah karantina yang telah disiapkan, Jumat (29/5/2020).

Adapun penghuni rumah karantina yang telah masuk sebelum tanggal tersebut tetap akan menjalankan masa karantina hingga waktu yang telah ditentukan.

Rapid Tes di Pusat Perbelanjaan, 1 SPG Solo Paragon Reaktif, Kini Jalani Karantina Mandiri

Remaja Putri Usia 13 Tahun di Klaten Dinyatakan Positif Corona

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani berujar pendatang yang tiba setelah tanggal tersebut tetap akan menjalani karantina secara mandiri di rumahnya.

"Kemungkinan akan mulai ditutup atau tidak menerima kedatangan penghuni baru pada 29 Mei 2020," ujar Ahyani, Minggu (24/5/2020).

"Bukan berarti tidak ada karantina, kami menghabiskan penghuni yang ada sampai selesai," imbuhnya membeberkan.

Meski begitu, Posko Covid-19 Kota Solo tetap akan mendata pendatang baru yang menjalani karantina mandiri.

"Keputusan itu melihat tren yang terjadi sementara ini, tapi akan kami evaluasi dulu," tutur Ahyani.

Menurutnya, rencana itu disiapkan guna menyongsong penerapan konsep 'the new normal' yang digaungkan pemerintah.

"Kami mulai memikirkan soal the new normal," kata Ahyani.

Terpisah, Koordinator Lapangan Posko Penanggulangan Covid-19 Kota Solo, Singkirno menyampaikan jumlah pendatang yang dikarantina tidak banyak beberapa hari terakhir.

“Beberapa hari terakhir jumlah pemudik yang datang tidak banyak, paling banyak sepekan lalu ada belasan," ucap Singkirno.

"Mereka yang lulus juga banyak, total karantina di sini 14 hari tambah sehari untuk memastikan, setiap hari ada yang lulus,” tandasnya.

(*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved