Breaking News:

Virus Corona

Sering Dilakukan saat Lebaran, Berikut Protokol Kesehatan saat Ziarah Kubur untuk Cegah Corona

Terkait hal ini lalu bagaimana pelaksanaan ziarah kubur di tengah pandemi corona?

Tribunnews.com/Jeprima
Ilustrasi ziarah kubur momen Idul Fitri 

TRIBUNSOLO.COM - Pemerintah telah menetapkan 1 Syawal 1441 H jatuh pada Minggu 24 Mei 2020.

Berbagai kegiatan dilakukan masyarakat dalam perayaan Idul Fitri ini.

Sembuh Corona, Bidan Jambanan Menangis Disambut Bak Pahlawan, Warga Pajang Kertas Selamat Datang

Seperti mengunjungi sanak saudara untuk saling memaafkan hingga berziarah ke makam keluarga.

Mengunjungi makam ketika datangnya Hari Raya Idul Fitri menjadi sebuah kegiatan yang banyak dilakukan masyarakat.

Namun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya kini perayaan hari lebaran dirayakan di tengah pandemi corona.

Terkait hal ini lalu bagaimana pelaksanaan ziarah kubur di tengah pandemi corona?

Dikutip dari tayangan youtube Kompas TV, Menurut pengakuan Teguh Priyadi, salah seorang Petugas Pamdal TPU Pondok Kelapa, Jakarta, terdapat protokol kesehatan dari pemerintah pusat dan daerah untuk mencegah persebaran covid-19 bagi para peziarah.

"Kalau untuk peziarah sendiri kita maksimalkan untuk 5 orang, dan untuk memasuki wilayah harus pakai masker, kita ikuti instruksi dari pemerintah pusat dan daerah"

Guna mencegah penyebaran virus corona yang semakin bertambah dan meluas. Protokol kesehatan yang diterapkan saat ziarah di makam atau tempat pemakaman umum (TPU) adalah sebagai berikut:

1. Untuk 1 makam, orang-orang yang berziarah maksimal berjumlah 5 orang, tidak boleh dari itu.

Halaman
1234
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved