Penangkapan Teroris di Solo
Warga Pasar Kliwon Solo Ditangkap Densus 88 Antiteror, Begini Penjelasan Pemerintah Kecamatan
Pemerintah Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo membenarkan ada warga di wilayahnya yang dicokok Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
Andy menuturkan penangkapan sebagai pengembangan kasus teror yang terjadi di Sumatera Barat.
"Itu pengembangan dari Sumatera Barat," tuturnya.
Namun dugaan akan melakukan aksi terorisme, TribunSolo.com belum mendapatkan informasinya.
Ada 11 Buku Disita
Pasca penangkapan terduga teroris REP alias AY sebelum Idul Fitri, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror langsung menggeledah kos yang berada di Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo.
Kapolresta Solo, Kombes Pol Andy Rifai menyampaikan puluhan buku jihad diamankan dari kos tersebut.
"Ia kos di daerah Pasar Kliwon," terang Andy kepada TribunSolo.com, Minggu (24/5/2020).
"11 buku diamankan dari kos," imbuhnya membeberkan.
Adapun belasan buku tersebut diduga kuat berisi seruan jihad.
Andy menuturkan pihaknya belum bisa memastikan peran yang diemban terduga teroris yang berasal dari Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
• Ditangkap di Solo, Rumah Terduga Teroris di Tanah Datar Digeledah, Ditemukan Dua Kantong Buku Jihad
Pasalnya Polresta Solo menurut dia, hanya membantu pengamanan saat penggeledahan pada Kamis (21/5/2020) pukul 12.55 WIB.
"Kalau terkait perannya Densus 88 yang lebih tahu, kita cuma bantu geledah rumah," tuturnya.
Andy mengungkapkan terduga teroris ditangkapnya di daerah Kabupaten Sukoharjo.
"Ditangkapnya di Kabupaten Sukoharjo," ungkapnya.
Andy menjelaskan penangkapan tersebut sebagai pengambangan kasus di Sumatera Barat.
"Itu pengembangan dari Sumbar," ucapnya. (*)