Solo KLB Corona

Begini Hewan Bonbin Jurug Solo Bersiap Hadapi Kehidupan New Normal di Tengah Pandemi Corona

Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Kota Solo bersiap menghadapi penerapan new normal yang digaungkan pemerintah di tengah pandemi Corona.

TRIBUNSOLO.COM/YUDHISTIRA NURDIAN QUROTTA
ILUSTRASI : Buaya muara koleksi TSTJ Solo, Sabtu (15/4/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Kota Solo bersiap menghadapi penerapan new normal yang digaungkan pemerintah di tengah pandemi Corona.

Meski begitu, tempat konservasi satwa tersebut sampai saat ini tengah menunggu keputusan protokoler new normal.

Direktur TSTJ Kota Solo, Bimo Widodo Dasir Santoso menyampaikan Pemkot Solo maupun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) masih menggodok standard operasional selama new normal.

Jelang New Normal, Rutan Solo Perketat Penerimaan Tahanan Baru, Wajib Rapid Test dan Bebas Corona

New Normal di Solo Bakal Diterapkan Minggu Depan, Personel Gabungan TNI Polri Sisir dan Cek Mall

"Untuk new normal kami menunggu lampu hijau dari Pemkot untuk buka, dan SOP new normal seperti apa nanti kita jalankan," terang dia kepada TribunSolo.com, Kamis (28/5/2020).

Bimo menuturkan pihaknya belum bisa memastikan pembatasan jumlah pengunjung selama new normal akan diterapkan atau tidak.

"Belum, kita tunggu info lebih lanjut dari KLHK dan Pemkot," tuturnya.

TSTJ Solo sebenarnya telah menerapkan dua protokoler sebelum pencananganan new normal.

"Sampai saat ini kami menjalankan 2 protokol, protokol kesehatan untuk karyawan dari Kementerian Kesehatan, Protokol Konservasi dari KLHK," jelas Bimo.

New Normal, Pemkot Solo Ogah Cabut Status KLB, Catat Jika Langgar Protap Kesehatan Bakal Kena Sanksi

Terdampak Pandemi Corona, Pembatik Asal Solo Ini Bikin Motif Batik Corona yang Sarat Makna

Meski masih menunggu kepastian protokoler new normal, Bimo memastikan biaya operasional TSTJ Solo masih aman dan bisa bertahan sampai September 2020.

Itu berkat masuknya donasi maupun puluhan ribu tiket di muka yang telah terjual.

Adapun pemasukan penjualan tiket di muka kurang lebih sebesar Rp 1 miliar.

"Untuk operasional kita aman sampai September, bantuan pemberi/pendonor sudah membantu pakan satwa, tiket di muka kami yang sudah terjual 50 ribu," ucap Bimo. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved