Breaking News:

Virus Corona

Terdampak Pandemi Corona, Pembatik Asal Solo Ini Bikin Motif Batik Corona yang Sarat Makna

Namun ditengah itu semua pengusaha batik tulis di Laweyan, Solo, Jawa Tengah, tak kehabisan ide untuk mempertahankan eksistensi batik.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Dokumen Batik Mahkota Laweyan
Batik bermotif corona yang diciptakan Batik Mahkota Laweyan. 

TRIBUNSOLO.COM - Sektor pariwisata dan Industri Kecil Menengah (IKM) menjadi sektor yang terpukul akibat dampak pandemi corona saat ini.

Namun ditengah itu semua pengusaha batik tulis di Laweyan, Solo, Jawa Tengah, tak kehabisan ide untuk mempertahankan eksistensi batik.

Amankah Menggunakan Sabun Batangan Selama Pandemi Corona? Begini Penjelasannya

Pengrajin batik di Batik Mahkota Laweyan bekerja sama dengan Batik Toeli Laweyan menciptakan corak batik corona.

Menurut pemilik Batik Mahkota Laweyan, Alpha Febela Priyatmono, kondisi pandemi Covid-19 serta berbagai dampaknya itulah yang menginspirasinya menciptakan corak batik corona ini.

Alpha Febela Priyatmono
Alpha Febela Priyatmono, pemilik Batik Mahkota Laweyan sekaligus Ketua Forum Pengembangan Kampung Batik Laweyan (FPKBL).

Kemudian, sisi positif dari pandemi Covid-19 inilah yang dituangkan dalam motif batik corona.

Alpha menjelaskan, motif gelembung yang tersekat-sekat dapat menggambarkan kelompok masyarakat terkecil yaitu keluarga.

Biarpun ruang geraknya menjadi terbatas akibat pandemi ini, antar keluarga masih dapat berkomunikasi satu sama lain melalui berbagai media sosial.

Tak hanya itu, gelembung-gelembung yang tersekat di sekitar gambar virus corona yang begitu besar itu juga bermakna sebagai hikmah kebijakan physical distancing yang mengharuskan berada di rumah, yang akhirnya memberi banyak waktu berkumpul dengan keluarga.

Batik Corona dari Solo
Batik bermotif corona yang diciptakan Batik Mahkota Laweyan (Dokumen Batik Mahkota Laweyan)

Update Corona Solo 28 Mei 2020 : 1 PDP Asal Mojosongo Dinyatakan Sembuh Sembuh

Menurut Alpha, banyaknya waktu berkumpul dengan keluarga ini mampu melahirkan ide dan gagasan-gagasan baru.

Makna positif dari pandemi Covid-19 itu lah yang berusaha ia sampaikan melalui batik corona ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved