Solo KLB Corona

Grha Wisata Solo Resmi Ditutup, 49 Pemudik yang Masih Dikarantina Diboyong ke Dalem Joyokusuman

Pemkot Solo menutup secara resmi lokasi karantina pemudik yang sejak awal April 2020 dioperasikan di Grha Wisata Niaga Sriwedari.

TribunSolo.com/Istimewa
Pemudik yang tengah dikarantina di Grha Wisata tengah menunggu mobil untuk dipindah di Dalem Joyokusuman, Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Jumat (29/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemkot Solo menutup secara resmi lokasi karantina pemudik yang sejak awal April 2020 dioperasikan di Grha Wisata Niaga Sriwedari, Jalan Slamet Riyadi, Jumat (29/5/2020).

Tak hanya lokasi karantina, Posko Covid-19 juga dipindah ke Dalem Joyokusuman di Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon.

Di tengah penutupan, masih tersisa sebanyak 49 pemudik yang berada di Grha Wisata Niaga sehingga diboyong ke Dalem Joyokusuman.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo membenarkan, karantina pemudik Grha Wisata Niaga ditutup per hari ini.

Pemudik dari Surabaya Diseret ke Dalem Jayakusuman Solo karena Tak Patuh Karantina Mandiri di Rumah

UPDATE Corona di Indonesia 29 Mei 2020, Jumlah Pasien Positif Covid-19 Mencapai 25.216 Orang

"Tapi Grha juga tetap kita siapkan kalau ada ledakan ke depan," papar dia.

Dengan ditutupnya karantina pemudik di Grha Wisata Niaga bukan berarti masyarakat bebas keluar masuk Kota Solo.

Rudy mengatakan, ditutupnya karantina pemudik ini artinya sudah tidak ada pemudik dikarantina di Grha Wisata Niaga.

Mereka yang datang langsung karantina mandiri di rumah.

"Saya koordinasi dengan RT, RW dan Kelurahan untuk melakukan Jogo Tonggo," kata dia.

Bandara Adi Soemarmo Solo Masih Sepi di Jelang Pelaksanaan New Normal, Begini Penampakannya

New Normal, Pemkot Solo Ogah Cabut Status KLB, Catat Jika Langgar Protap Kesehatan Bakal Kena Sanksi

"Warga akan awasi datangnya penghuni baru di Kota Solo," jelas Rudy.

Sementara itu, lokasi karantina orang dalam pemantauan (ODP) bergejala di Dalem Joyokusuman tetap dibuka.

"Pemudik ODP tunjukan gejala dibawa ke Dalem Joyokusuman," jelas dia. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved