Solo KLB Corona

Masih Pandemi Corona, 6 Pasangan Tak Resmi di Klaten Terciduk Ngamar di Hotel, 2 Remaja di Indekos

"Mereka kami amankan di beberapa tempat, ada sejumlah 3 hotel kelas melati dan satu tempat indekos," ujar Rabiman.

tribunsolo.com/mardon
6 Pasangan Tak Resmi dan 2 Remaja Terciduk Razia Pekat Satpol PP Kabupaten Klaten, Sabtu (6/6/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Satpol PP Klaten mengamankan sebanyak 6 pasangan tak resmi di hotel wilayah Klaten dan 2 remaja di indekos, Sabtu (6/6/2020) malam.

Razia ini digelar untuk menegakan peraturan daerah dan memberantas penyakit masyarakat.

Plt Kepala Satpol PP Klaten, Rabiman mengatakan, razia malam itu digelar mendadak dan langsung turun ke hotel dan indekos di Klaten.

Data Corona di Indonesia, Jubir Pemerintah Sebut Hampir 80 Persen Penderita Tidak Memiliki Gejala

Sempat Dikira Editan, Nama Asli Pria 45 Tahun Asal Magelang Ini Corona

"Kami melakukan Razia Pekat Satpol PP Kabupaten Klaten dan kami mengamankan 6 pasangan tidak resmi dan 2 remaja," Ungkap Rabiman kepada TribunSolo.com, Sabtu (6/6/2020) malam.

Rabiman mengatakan, 6 pasangan tak resmi dan 2 remaja diciduk di tempat yang berbeda.

"Mereka kami amankan di beberapa tempat, ada sejumlah 3 hotel kelas melati dan satu tempat indekos," ujar Rabiman.

Rabiman mengatakan, dalam operasi ini puluhan personel Satpol PP Klaten tersebar dalam 5 titik.

"Dalam 5 titik kami merazia 5 hotel melati dan 1 indekos," kata Rabiman.

Rabiman mengatakan, mereka yang terciduk akan mendapatkan pembinaan dari Satpol PP Kabupaten Klaten.

Selain itu, mereka yang terciduk razia pekat ini juga harus wajib lapor sebanyak 20 kali.

“Razia dilaksanakan untuk penegakan perda nomor 12 tahun 2013, tentang kebersihan ketertiban dan keindahan, mereka yang melanggar akan diberikan pembinaan”, kata Rabiman.

Lebih lanjut, dia menambahkan, dalam razia pekat ini sekaligus memberikan edukasi kepada pemilik hotel, serta tempat indekos agar selektif dan menganjurkan pengunjung maupun penghuni kost tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.

“Kami minta pemilik hotel serta indekos agar lebih ketat dalam pemberlakuan protokol kesehatan menjelang pemberlakuan tatanan kehidupan new normal," minta Rabiman. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved