Berita Solo Terbaru

Pemkab Sragen Belum Terburu-buru Terapkan New Normal, Bupati: Butuh Kehati-hatian

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen belum terburu-buru menerapkan sistem new normal. Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati masih berhati-hati,

KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Sragen, Jawa Tengah, 

TRIBUNSOLO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen belum terburu-buru menerapkan sistem new normal.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati masih berhati-hati, dalam menerapkan new normal atau normal baru di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Hal tersebut menyikapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta pemerintah daerah tak asal memutuskan penerapan new normal di wilayahnya.

Polisi Lakukan Olah TKP Korban Terjerat Benang Layang-layang di Mojosongo Hari Ini

Selama Pandemi Corona, Pembayaran Pajak Kendaraan di Sragen Seret, Ini Penjelasannya

"Kita sepakat (dengan Bapak Presiden Jokowi)." katanya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (11/6/2020).

"Untuk itu Pemda Sragen pun hati-hati dan menyiapkan dengan seksama," katanya

Perempuan yang akrab disapa Yuni ini mengatakan, pihaknya telah melakukan uji coba new normal di tengah pandemi wabah virus corona pada 10 Juni 2020.

Pihaknya mengaku tetap mengedepankan protokol kesehatan penanganan Covid-19 dan menyiapkan peraturan bupati (Perbup).

"Kita siapkan Perbup." ucapnya.

"Setelah uji coba new normal satu bulan kita evaluasi," ungkap dia.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Sembuh Covid-19, Ini Tips Sembuhnya

Heboh Soal Naiknya Tagihan Listrik Bulan Juni, Ini Penjelasan Kementerian BUMN Soal Perhitungannya

Yuni menekankan kepada masyarakat supaya mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Jika terpaksa keluar rumah, warga harus memakai masker, selalu menjaga jarak (social distancing), dan selalu mencuci tangan menggunakan sabun.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah tak asal memutuskan penerapan kenormalan baru atau new normal di wilayahnya.

Mudik Dalam Keadaan Sakit, Dua Orang Warga Boyolali Ini Ternyata Positif Covid-19

Hal itu disampaikan Jokowi saat berkunjung ke Kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (10/6/2020).

"Penentuan waktu kapan timing-nya, penting sekali, harus tepat. Kalkulasinya, hitungannya," ucap Presiden Jokowi.

"Jadi saya ingatkan juga pada daerah apabila sudah ingin memutuskan ke normal baru, bicarakan dulu dengan Gugus Tugas," kata Jokowi.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bupati Sragen Kedepankan Kehati-hatian dalam Terapkan New Normal"

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved