Solo KLB Corona

Mudik Dalam Keadaan Sakit, Dua Orang Warga Boyolali Ini Ternyata Positif Covid-19

Selain penambahan tiga orang dari klaster Pasar Paterongan Semarang, penambahan juga terjadi pada klaster Jakarta. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabu

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Agil Trisetiawan
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Update Covid-19 di Indonesia hari ini 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali bertambah lima orang, Kamis (12/6/2020).

Selain penambahan tiga orang dari klaster Pasar Paterongan Semarang, penambahan juga terjadi pada klaster Jakarta.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali Ratri S Survivalina, untuk penambahan dari klaster Jakata bertambah dua orang.

Klaster Pasar Paterongan Semarang di Boyolali Bertambah Tiga Orang

Viral Video Seniman asal Surabaya Berani Sedot Covid-19, Kini Diperiksa Polisi

Mereka berinisial JN (50) dan SN (55), yang dinyakini tertular saat melakukan aktivitas di Jakarta.

"Keduanya pulang ke Boyolali, pada 4 Juni 2020," katanya.

Meski berasal dari klaster Jakarta, menurut Ratri, dua tambahan kasus positif Covid-19 ini berbeda dengan kasus dari klaster Jakarta sebelumnya.

Mereka pulang ke Boyolali dalam keadaan sakit ringan.

"Mereka sebelumnya mengeluhkan sakit perut dan batuk, lalu dicek rapid test, dan hasilnya reaktif." jelasnya.

"Lalu di mereka menjalani swab dan hasilnya positif," imbuhnya.

Dinilai Putusan Melebihi Kewenangan, 5 Hakim PN Solo Akan Dilaporkan ke Komisi Yudisial dan Bawas MA

BREAKING NEWS : Sehari Tambah 5 Kasus, Kini Warga Boyolali yang Positif Corona Tembus 40 Orang

Saat ini kedua pasien tersebut menjalani perawatan di RSD Covid-19 Boyolali.

Selanjutnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Boyolali akan segera melakukan tracking.

"Kami segera melakuan tracking untuk mencari orang yang telah melakukan kontak erat dengan pasien," ucap dia.

Kronologi Pemotor Kawasaki Tewas Lehernya Nyaris Putus karena Benang Layangan di Jalanan Jebres Solo

Seperti yang diberitakan sebelumnya, penambahan juga terjadi di Klaster Pasar Paterongan Semarang, sebanyak tiga orang.

Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Kabupaten Boyolali menjadi 40 orang, dengan rincian 20 orang dirawat, 18 orang sembuh, dan 2 orang meninggal dunia.

Untuk jumlah PDP saat sebanyak 44 orang dalam pengawasan, ODP sebanyak 30 orang dalam pemantauan, OTG sebanyak 121 orang proses pemantauan, dan PP sebanyak 378 orang proses monitoring. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved