Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Wonogiri Terbaru

Bilangnya Ambil Buku, 2 Pasangan ABG Wonogiri Digerebek Warga di Kamar Kos, Diduga Tengah Bermesraan

"Ini kan sekolah sedang libur, kemudian salah seorang penghuni kos meminta kunci rumah kos untuk mengambil buku," kata Kades,Bulusulur Dwi Prasetyo.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Asep Abdullah Rowi
KOMPAS.Com
Ilustrasi penggrebekan di Wonogiri. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Dua pasangan muda-mudi anak baru gede (ABG) yang tengah asik bermesraan di dalam kamar kos digerebek warga di Desa Bulusulur, Kecamatan/kabupaten Wonogiri.

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, warga curiga lantaran penghuni kos yang merupakan ABG laki-laki itu memasukan teman wanitanya ke dalam kamar kost pada Minggu (14/6/2020).

Tiga dari remaja itu diketahui merupakan murid sebuah SMK di Wonogiri, dan satu lagi merupakan pelajar SMA.

Saat warga menggrebek kos tersebut, ditemukan dua pasangan yang berada di dalam kamar pada siang bolong sekitar pukul 10.00 WIB.

Terdampak Pandemi Corona, Arang Jualan Keluarga yang 20 Tahun Hidup di Hutan Wonogiri Tak Laku

Permohonan Dispensasi Agar Bisa Kawin di Solo Meski Belum Cukup Umur Melonjak, Imbas Pandemi Corona?

Kejadian bermula saat salah satu penghuni kos meminta kunci kepada pak kosnya yang berada di lain desa untuk mengambil buku.

"Ini kan sekolah sedang libur, kemudian salah seorang penghuni kos meminta kunci rumah kos untuk mengambil buku," kata Kades Bulusulur Dwi Prasetyo kepada TribunSolo.com, TribunSolo.com, Senin (15/6/2020).

"Pak kosnya bilang mau menyusul mereka nanti," imbuhnya.

Saat ABG SMK itu tiba di tempat kosnya, ada warga yang melihat mereka membawa masuk wanita.

"Pak kos sendiri telah meminta tolong kepada Ketua RT setempat, supaya kalau ada yang memasukan wanita atau mabuk untuk diperingatkan," jelasnya.

Warga yang curiga kemudian mengetuk pintu kamar kos tersebut, dan mendapat ada dua pasangan di dalam dua kamar yang diduga tengah bermesraan.

Pakar Kesehatan UNS Solo Ini Beberkan Sejumlah Sebab yang Bikin Kasus Corona Boyolali Terus Meroket

Belum Cukup Umur,75 Gadis Solo Usia 17-18 Tahun Ajukan Permohonan Bisa Kawin, Rata-Rata Hamil Duluan

"Saat warga mengetuk pintu, mereka langsung membuka dan masih dalam keadaan berbusana," terangnya.

"Mereka belum melakukan hal-hal yang dicurigai warga," imbuhnya.

Untuk memberikan efek jera, ketua RT setempat memanggil orang tua dan guru mereka untuk diberi peringatan.

Mereka juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

"Ya, masalah itu sudah selesai, ditingkat RT, tadi ketua RT juga sudah kami minta ke desa untuk laporan," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved