Breaking News:

Tahun Ajaran Baru 2020 Solo Raya

KBM Online Dinilai Kurang Efektif, Disdikbud Karanganyar : Anak yang Belum Bisa Baca Pasti Kesulitan

Selama beberapa bulan ini siswa di Kabupaten Karanganyar mengikuti kegiatan belajar via online di tengah pandemi Corona.

TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
ILUSTRASI : Mahasiswa ISI Surakarta membimbing murid SDN Sibela Timur Solo, saat pelatihan membuat komik strip, Sabtu (14/5/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Selama beberapa bulan ini siswa di Kabupaten Karanganyar mengikuti kegiatan belajar via online di tengah pandemi Corona.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar Tarsa, pun kurang begitu setuju dengan jenis pembelajaran tersebut.

Menurutnya, kegiatan belajar mengajar (KBM) via online dinilai kurang begitu efektif, terlebih untuk jenjang pendidikan yang rendah.

Tak sedikit yang mempertentangkan kegunaan pembelajaran tersebut yang dianggap minim kemanfaatannya.

Impian Gelar Belajar di Sekolah Kandas, Dinas Pendidikan Karanganyar Tetap Terapkan KBM via Online

Bersiap New Normal, Kemendikbud: Sekolah di Zona Hijau Boleh Selenggarakan Metode Tatap Muka

"Kalau pendapat pribadi memang seperti itu, kurang efektif," tutur Tarsa kepada TribunSolo.com, Selasa (16/6/2020).

"Terlebih untuk anak SD, kelas 1 yang belum bisa baca pasti kesulitan jika pembelajaran daring (online)," tuturnya.

"Mereka sangat butuh pendampingan," katanya menegaskan.

Meski begitu, ia selama ini tetap patuh pada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Termasuk Keputusan terbaru Kemendikbud yang mengharuskan KBM tetap daring, selain daerah dengan zona Covid-19 hijau.

"Saya patuh pada pusat," ujar Tarsa

"Jika Kemendikbud belum mengizinkan tatap muka ya kita ikuti," tegasnya. (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved