Info Kesehatan

Manfaat dan Efek Samping Telur Bebek bagi Kesehatan: Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Selain telur ayam, telur bebek juga banyak dikonsui masyarakat Indonesia. Ukuran telur bebek hampir 50 persen lebih besar dari telur ayam biasa.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
(vara yaiklang)
Ilustrasi telur bebek 

Sementara itu, bagian putih telut bebek kaya protein dan dapat melindungi tubuh dari infeksi.

Putih telur bebek juga kaya akan senyawa yang memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antijamur.

Baca juga: Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Efek samping
Meski memiliki banyak manfaat, telur bebek juga bisa mengakibatkan efek samping serius bagi orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Berikut efek samping telur bebek:

- Alergi

Protein telur bisa memicu reaksi alergi bagi beberapa orang, khususnya pada bayi dan anak-anak.

Gejala alergi telur bisa berupa munculnya ruam kulit hingga gangguan pencernaan, muntah, atau diare.

Dalam kasus yang parah, alergi telur bebek dapat menyebabkan anafilaksis, yang memengaruhi pernapasan dan mengancam jiwa.

- Meningkatkan risiko penyakit jantung

Kolesterol dalam telur bebek cukup tinggi dan telah terbukti dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat pada beberapa orang.

Bagi penderita diabetes atau orang yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung, mengonsumsi telur bebek dapat meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kolin dalam kuning telur bisa jadi faktor risiko untuk penyakit jantung.

Bakteri di usus mengubah kolin menjadi senyawa yang disebut trimethylamine N-oxide (TMAO).

Beberapa penelitian telah membuktikan kadar TMAO yang tinggi dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Manfaat dan Efek Samping Telur Bebek"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved