Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Tak Bawa Surat Rapid Test, Peserta UTBK UNS Asal Ngawi Tak Bisa Ikut Ujian

"Peserta dari luar eks Karesidenan Surakarta harus membawanya," ucap Rektor UNS Solo, Prof Jamal Wiwoho.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ilham Oktafian
ISTIMEWA / HUMAS UNS
Rektor UNS Solo, Prof Jamal Wiwoho mengecek pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020, Minggu (5/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Seorang peserta harus menerima nasib tak bisa melanjutkan ujian tertulis berbasis komputer (UTBK) SBMPTN 2020 Gelombang Pertama di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Minggu (5/7/2020).

Rektor UNS Solo, Prof Jamal Wiwoho menjelaskan itu lantaran sang peserta tak membawa surat hasil uji rapid test.

"Saya tadi keliling untuk mengecek, kemudian ada seorang peserta asal Ngawi tidak membawa surat rapid test," jelas dia.

Surat itu, lanjut Jamal, menjadi hal wajib bagi peserta UTBK SBMPTN 2020 asal luar Soloraya.

"Peserta dari luar eks Karesidenan Surakarta harus membawanya," ucapnya.

Hari Pertama UTBK UNS, 142 Orang Tak Hadir di Sesi I, Didominasi Luar Soloraya

Bocah di Sukoharjo Tewas Saat Latihan Silat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Bocah 15 Tahun Tewas Setelah Latihan Silat di Gatak Memiliki Luka di Bagian Wajah

Namun, peserta yang tidak membawa surat rapid test, tak terkecuali yang berasal dari Ngawi, Jawa Timur tidak serta merta gugur.

Mereka masih bisa mengikuti UTBK SBMPTN 2020 Gelombang II yang dilangsungkan 20 sampai 29 Juli 2020.

"Peserta yang tidak bisa mengikuti ujian pada gelombang pertama, bisa mengikuti UTBK gelombang II di daerah masing-masing tanggal 20 sampai 29 Juli 2020," terang Jamal.

"Peserta cukup menunggu informasi lanjutan dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi," tambahnya.

Jamal memastikan protokoler kesehatan Covid-19 tetap diterapkan selama penyelenggaraan UTBK SBMPTN 2020 di UNS.

Peserta tetap dicek suhu tubuhnya menggunakan thermo gun sebelum akhirnya diperbolehkan masuk ke ruang ujian.

"Peserta wajib menggunakan masker, kalau tidak pakai tidak boleh masuk," ucap Jamal. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved