Solo KLB Corona

Ganasnya 4 Klaster Baru di Solo : 78 Warga Dinyatakan Positif Corona dalam 5 Hari Terakhir!

Ganasnya 2 Klaster Baru di Solo : 78 Warga Solo Dinyatakan Positif dalam 5 Hari Terakhir

Tayang:
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Aji Bramastra
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas medis membawa pasien ke dalam ruang isolasi Gedung Pinere RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu (4/3/2020). Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan menerima total 31 pasien dengan status dalam pemantauan dan pengawasan berkaitan dengan virus Covid-19 atau virus Corona dan saat ini masih diobservasi secara intensif. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penyebaran Covid-19 di Kota Solo layak membuat cemas dan khawatir.

Pasalnya, dalam 5 hari terakhir, penambahan kasus positif meledak dan tak terkendali.

Lagi, Kasus Covid-19 di Solo Meroket, Kini Tambah 23 Kasus Didominasi Klaster Nakes

Betapa tidak, kasus kumulatif pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Solo per Kamis (17/7/2020), tercatat total sebanyak 123.

Dari jumlah 123 kasus, sebanyak 78 di antaranya didapat dalam 5 hari terakhir.

Pada hari ini saja, bertambah 23 kasus dibanding hari sebelumnya.

Sebanyak 78 kasus itu didapat dari 4 klaster, yakni Klaster RSUD Dr Moewardi, Warung Tahu Kupat di RS kasih Ibu, Pasar Hardjodaksino, serta Penumping-Karangasem.

Penambahan terjadi pada sektor pasien yang jalani isolasi mandiri dan rawat inap.

Jumlah pasien isolasi mandiri kini tercatat 35 atau bertambah 13 orang dibanding hari sebelumnya.

Seorang Karyawan asal Klaten Positif Covid-19, Kini Dirawat di RS Sukoharjo

Tak Hanya Solo dan Sukoharjo, Kasus Covid-19 di Boyolali Juga Meroket, Tembus 119 Kasus

Kisah 2 Warga Sragen Sebelahan Rumah Saling Gugat : Rebutan Tanah Selebar 33 CM, Tembok Pun Dirusak

Ketua DPC PDIP Solo Siap Kawal Gibran-Teguh ke Semarang, Sambut Restu Megawati

Sementara, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat bertambah 10 atau tercatat sebanyak 42 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih menyampaikan penambahan kasus itu didominasi dari tenaga kesehatan sebanyak 15 orang.

Kelima belas kasus tersebut berasal dari klaster RSUD Dr Moewardi.

"Itu merupakan hasil tracing, 9 itu dirawat di Rumah Sakit UNS, terus dari Moewardi 6 orang," terang Siti.

Kini, jumlah pasien klaster RSUD Dr Moewardi yang berdomisili di Solo sebanyak 47 orang.

Selain itu, ada tambahan dari tenaga kesehatan puskesmas sebanyak 3 orang.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved