Breaking News:

Info Kesehatan

Jangan Anggap Remeh Ketika Sering Lupa, Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan yang Serius

Hal ini sangat normal apalagi bagi orang yang mulai bertambah usianya tetapi jika lupa terjadi terlalu sering harus segera diwaspadai. Mengapa?

NET
Ilustrasi lupa 

TRIBUNSOLO.COM - Lupa atau hilang ingatan adalah hal wajar yan sering dialami semua orang.

Hal ini sangat normal apalagi bagi orang yang mulai bertambah usianya tetapi jika lupa terjadi terlalu sering harus segera diwaspadai.

Mengapa?

Bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan serius, seperti demensia, cedera otak, atau gangguan kesehatan mental.

Memori jangka pendek berfungsi untuk menyimpan sejumlah informasi kecil yang baru saja diambil. 

Memori jangka pendek yang tidak bisa berfungsi optimal bisa membuat kita rentan lupa atau mengalami hilang ingatan.

Ciri-ciri orang yang memiliki gangguan memori jangka pendek antara lain:

Tak Hanya Membersihkan Makeup, Berikut 6 Manfaat Micellar Water bagi Kecantikan yang Harus Diketahui

Mitos atau Fakta, Tidur Siang Bisa Menyebabkan Berat Badan Naik? Simak Penjelasannya

  1. sering menanyakan pertanyaan yang sama berulang kali
  2. sering lupa di mana meletakan sesuatu
  3. sering melupakan sesuatu yang baru dilihat, didengar, atau dilakukan.

Gangguan memori jangka pendek ini juga bisa membuat penderitanya tidak bisa merawat diri sendiri dan melakukan aktivitas harian dengan maksimal.

Penyebab

Ada beberapa hal yang membuat memori janka pendek tidak berfungsi optimal, berikut penyebabnya:

  • penuaan
  • demensia
  • tumor otak
  • penggumpalan darah atau pendarahan di otak
  • cedera kepala
  • gangguan kesehatan mental, seperti depresi atau kecemasan
  • gangguan penggunaan narkoba
  • tekanan emosional
  • penyakit atau kondisi yang merusak jaringan otak, seperti penyakit Parkinson atau penyakit Huntington
  • kurang vitamin atau mineral tertentu
  • kurang tidur
  • konsumsi obat-obatan tertentu, termasuk statin, obat cemas, dan obat anti kejang
  • gangguan stres pasca-trauma (PTSD).
Halaman
12
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved