Adakah Seli Lokal yang Sebagus Brompton? Ini Kata Ketua Brompton Owner Indonesia
Ketua Brompton Owner Indonesia, Baron Martanegara menjelaskan harga sepeda basic dari Brompton berkisar 23 - 25 Juta rupiah.
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Meski harga sepeda Kreuz jauh lebih murah daripada harga sepeda Brompton, Yudi yakin tak mungkin Kreuz mengalahkan perusahaan sekuat Brompton.
Selama ini, ia mengambil kelebihan dari Brompton, dan mengaplikasikannya di Kreuz. Pasar yang dibidik pun berbeda.
Orang yang memiliki uang, tentu akan tetap mengincar Brompton. Tapi orang yang tidak memiliki banyak uang akan memilih Kreuz yang diklaim pembuatnya berkualitas seperti Brompton, karena harga lebih terjangkau.
Kreuz berasal dari bahasa Jerman yang berarti melintas. Bagi para pembuatnya, kata ini berarti melintasi zona nyaman. Yudi yang lama bergerak di bidang kain lukis melintasi zona nyamannya dengan membuat produk bernama Kreuz.
Pemilik Kreuz lainnya, Jujun menambahkan, dalam bahasa Sunda, Kreuz diambil dari kata kareueus yang berarti kebanggaan. Kreuz juga singkatan dari Kreasi Orang Sunda.
Ia berharap sepeda Kreuz makin diapresiasi masyarakat Indonesia dan dunia. Ke depan, keduanya sudah menyiapkan beberapa strategi bisnis dan produk baru. "Intinya, tahun depan saatnya sepeda Kreuz berlari. Semoga, tak ada lagi persoalan teknis yang mengganjal," tandas dia.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/harga-sepeda-lipat-brompton-terbaru.jpg)