Tips Cara Membedakan Kayu Jati Asli dan Palsu, Ternyata Berat Kayu Jati Bukan Jadi Patokan

Namun banyak masyarakat yang sulit untuk membedakan mana jati yang asli dan yang palsu.

Tayang:
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Tangkap Layar akun YouTube Tribunnews.com
Produk daru kayu jati-Kayu Jati Jadi Primadona dan Banyak Diminati? Bisnis Bernilai Puluhan Juta, Begini Penjelasannya. 

TRIBUNSOLO.COM - Di era modern masih banyak furniture kayu yang digemari masyarakat.

Terlebih jika perlengkapan rumah tangga menggunakan jenis kayu jati.

Jati Belanda Itu Kayu Jati Atau Bukan? Jangan sampai Terkecoh, Ini Faktanya

Hal ini karena kayu jati masih menjadi primadona untuk menghiasi ruangan di rumah.

Namun banyak masyarakat yang sulit untuk membedakan mana jati yang asli dan yang palsu.

Pelaku Usaha Kayu Jati, Helly Sardi menyampaikan cara untuk membedakannya.

Ia menjelaskan yang sering jadi perhatian di masyarakat adalah soal jati belanda.

Helly mengungkap fakta sebenarnya dari jati belanda yang ternyata bukan kayu jati.

"Sebenarnya bukan jati belanda tapi pinus," kata Helly dalam Overview Tribun Network Kayu Jati : Mitos, Rahasia, dan Nilainya, Kamis (6/8/2020).

Istilah jati belanda, lanjut Helly, digunakan untuk meningkatkan pamor kayu pinus yang tersaingi oleh kayu jati.

Untuk barang yang sudah jadi, Helly memperingatkan kepada masyarakat agar lebih waspada agar tidak tertipu.

Ini karena banyak pengrajin yang sering mengoplos.

"Biasanya dioplos dengan kurmis, atau jati dioplos dengan kayu mindi, karena seratnya hampir mirip" jelasnya.

Helly menyarankan, bagi masyarakat yang ingin membuat mebel dari jati untuk bisa secara custom atau modifikasi sesuai keinginan kita.

"Mulai dari serat yang paling bagus, dan juga bisa disesuaikan dengan kemampuan daya beli" jelasnya.

Ia menegaskan ukuran berat dari sebuah kayu jati tidak bisa menjadi alat deteksi keaslianya.

"Kalau dari beratnya kayu kurmis dan sejenisnya ini lebih berat dari jati" ungkapnya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved