Berita Sragen Terbaru
Ingat Kasus Pecah Kaca Mobil dan Gondol Uang Dinas Pertanian Sragen Rp 80 Juta? Ini Para Pelakunya
Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo menyampaikan keempat pelaku ini diringkus polisi di hotel tempat mereka menginap di wilayah Jogja.
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Pelarian komplotan pencuri lintas provinsi yang beraksi di Kabupaten Sragen dengan memecah kaca mobil harus berakhir di jeruji besi.
Setelah pengejaran cukup lama sesuai kejadianpemecahan kaca mobil ini terjadi pada (10/8/2020) di depan Warung Sate Kelinci Pak Peng, Pasar Mahbang, Kecamatan Sambungmacan pelaku ditangkap pada (31/8/2020).
Saat itu para pelaku menggondol uang Rp 80 juta milik Dinas Pertanian dan Perikanan.
Pelaku yang ditangkap berjumlah 4 orang, sementara 1 orang berhasil kabur.
Aparat Polres Sragen berhasil membongkar sindikat pencurian lintas provinsi dengan modus pecah kaca mobil itu dengan melibatkan beberapa Polres.
• Gasak Uang Rp 900 Ribu, Perampok Toko Bangunan di Sragen Tega Pukuli Penjaga Toko hingga Tersungkur
• Tya Ariestya Pernah Alami Kejadian Mirip Film saat Kecil, Bantu Aksi Perampok di Rumahnya Sendiri
Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo menyampaikan keempat pelaku ini diringkus polisi di hotel tempat mereka menginap di wilayah Jogja.
Empat pelaku tersebut ialah Doni Irawan, Adam Tawaqqal, Muhammad Musyarifudin dan Angga Setiawan. Dua nama terakhir masing-masing diserahkan ke Polres Ponorogo dan Polres Banyumas.
Sementara salah satu tersangka bernama Azi hingga kini berhasil melarikan diri dan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).
Doni Irawan tercatat sebagai warga Gondukusuman Jogja dan Adam Tawaqqal warga Palembang harus mempertanggungjawabkan perbuatan saat beraksi di Sragen.
Insiden pemecahan kaca mobil ini terjadi pada (10/8/2020) di depan Warung Sate Kelinci Pak Peng, Pasar Mahbang, Kecamatan Sambungmacan dan pelaku ditangkap pada (31/8/2020).
"Lima orang ini merupakan satu kesatuan dan sudah dibagi dalam setiap tugasnya, ada yang bertugas memantau situasi bank."
"Bagian ini juga melirik nota transaksi yang ditulis nasabah sehingga pelaku tau berapa uang yang akan dibawa," jelas Raphael dalam jumpa pers di Mapolres Sragen, Senin (31/8/2020).
• BREAKING NEWS : Diduga Dirampok, Satu Keluarga Berisi 4 Orang Tewas di Rumah Duwet Baki Sukoharjo
• Nasib Malang Guru SD, Dibunuh saat Akan Dirudapaksa oleh Pemuda 18 Tahun, Barangnya Juga Dirampok
Setelah nasabah keluar dari bank, para pelaku ini membuntuti korban dari belakang. Saat nasabah mampir ke warung makan atau saat kondisi lengah pelaku melancarkan aksinya dengan memecah kaca mobil.
Pengakuan dari pelaku kepada tim penyidik Polres Sragen, mereka menggunakan pecahan busi dan melemparkannya hingga kaca retak, setelah itu tersangka baru mendorong kaca dengan tangan.
Raphael menyampaikan komplotan penjahat ini telah melakukan di tiga lokasi yakni Sragen dengan hasil Rp 80 juta, Ponorogo dengan hasil Rp 30 juta dan Banyumas Rp 25 juta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/aparat-polres-sragen-berhasil-membongkar-sindikat-pencurian-lin.jpg)