Berita Solo Terbaru
Hacker Bergentayangan di Solo Raya, Sejumlah Pejabat Jadi Korban, Ada yang Meminta Uang Rp 3 Juta
Adapun yang membuka kasus peretasan di antaranya Anggota Komisi IV DPRD Solo dari Fraksi PDIP, Siti Muslikah dan Bupati Karanganyar, Juliyatmono.
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Asep Abdullah Rowi
Siti mengatakan, sudah mengadukan kejadian ini pada pihak kepolisian.
Bupati Jadi Korban
Bahkan di Karanganyar, pelaku meminta belas kasian orang yang disasar setelah berhasil meretas akun WA Bupati Juliyatmono.
Hal tersebut diketahui dari unggahan yang diunggah Juliyatmono di akun Facebook pribadinya.
• Dijual di Forum Darkweb, Inilah Harga Jual dari Peretasan 91 Juta Akun Pengguna Tokopedia
• Awas Penipuan! Handphone Anggota Dewan Solo Dibajak, Pelaku Modus Minta Duit
Dalam unggahan tersebut, Juliyatmono menuliskan sebagai berikut :
'Diberitahukan pada semua masyarakat Kabupaten Karanganyar. Bilamana ada yang mengatasnamakan nomor hp saya 081 226 89 329. Diharap tidak usah dihiraukan. Karena hp pribadi saya sedang dibajak orang tidak dikenal terimakasih. Salam Juliyatmono.'
Juliyatmono mengungkapkan peretasan akun WA-nya baru diketahuinya, Selasa (1/9/2020).
"Baru saja, waspada penipuan gaya baru," kata Juliyatmono kepada TribunSolo.com.
Nomor WhatsApp Juliyatmono sampai pukul 17.57 WIB masih belum bisa digunakannya.
"Tolong kasih tahu semuanya, ini penipuan gaya baru," tegasnya.
Menurut dia, nomor hand phone-nya bisa digunakan untuk telepon seluler.
Namun, nomor tersebut tidak bisa digunakan untuk WhatsApp.
"Kalau telepon biasa bisa, tapi WhatsApp tidak bisa karena masih dibajak," jelas dia.
Dia menjelaskan, modus penipuan menggunakan WhatsAppnya adalah meminta uang pada orang di kontaknya.
"Namanya dibajak ya disalahgunakan, minta duit," papar dia.
"Gak mungkin saya minta duit," tegas Juliyatmono. (*)