Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo Terbaru

Hacker Bergentayangan di Solo Raya, Sejumlah Pejabat Jadi Korban, Ada yang Meminta Uang Rp 3 Juta

Adapun yang membuka kasus peretasan di antaranya Anggota Komisi IV DPRD Solo dari Fraksi PDIP, Siti Muslikah dan Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Asep Abdullah Rowi
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
Ilustrasi uang 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Peretasan akun WhatsApp (WA) yang dilakukan hacker marak di Solo Raya, akibatnya sejumlah pejabat menjadi korban sehingga pelaku dengan leluasa beraksi meminta uang.

Salah satunya yakni dengan meminta-minta uang ke banyak nomor yang dituju.

Adapun korban sementara yang membuka kasus peretasan di antaranya Anggota Komisi IV DPRD Solo dari Fraksi PDIP, Siti Muslikah dan Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Siti mengatakan peretas tersebut bahkan sampai meminta uang kepada teman-temannya.

"Itu kejadian Sabtu pekan lalu, saat itu saya sedang mengendarai mobil," papar Siti kepada TribunSolo.com, Selasa (1/9/2020).

WA Bupati Karanganyar Juliyatmono Dibajak, Pelaku Minta Belas Kasian ke Orang-orang Agar Diberi Duit

Remaja 17 Tahun Jadi Dalang Peretasan Twitter, Kini Jadi Tersangka 

Saat di tengah jalan dirinya mendapat pesan dari dosen yang ternyata akunnya juga dibajak.

Dalam pesan yang dikirim dia meminta mengirimkan ulang pesan SMS yang sudah dia kirim.

"Saat itu saya buru-buru dan tidak fokus, kemudian saya screenshot dan saya kirim," kata dia.

"Ternyata dalam SMS itu isinya nomor OTP," kata Siti.

Siti mengatakan, tidak sadar kalau nomor dosen yang mengirimkan pesan padanya tersebut juga sudah dibajak.

Seusai akunnya dibajak, baru ketahuan orang yang membajak handphone tersebut meminta uang pada rekan-rekan di nomor handphone tersebut.

"Saya tahu itu setelah ada staff DPRD Solo menelpon saya di tengah Rapat," kata dia.

"Dia menanyakan saya meminjam uang Rp 3 juta melalui WA," papar Siti.

Dari orang yang dikirimi pesan tersebut ada dua orang yang mengirim uang sementara lainnya mengkonfirmasi dirinya dulu.

"Ada dua yang lolos transfer ke orang yang meretas handphone saya, yang lainnya konfirmasi ke saya sehingga saya bisa jelaskan," kata dia.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved