Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Selangkah Lagi IAIN Surakarta Jadi UIN, Jadi Bakal Ada Program Studi Umum Tidak Hanya Agama

Nama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta bakal segera berganti menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

TribunSolo.com/Ilham Oktafian
Kampus IAIN Surakarta yang berlokasi di Jalan Pandawa, Dusun IV, Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (9/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Nama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta bakal segera berganti menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) seperti yang sudah terjadi di wilayah lain.

Rektor IAIN Surakarta, Prof Mudofir Abdullah menjelaskan, jika saat ini tahapan perubahan nama masih di tangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

Bahkan menurutnya, selangkah lagi ke tangan Presiden selaku pengambil keputusan.

Sebelum Berpulang, Sang ‘Kompas’ Jakob Oetama Sempat Koma Sejak Minggu Sore di RS Mitra Keluarga

Rektor IAIN Surakarta Salurkan Sembako Kepada Tukang Becak & Pedagang Kecil yang Terdampak Corona

"Sudah dikaji ke Menpan-RB, nanti dikeluarkan izin prakarsa untuk disampaikan ke presiden," kata Mudofir kepada TribunSolo.com di kampus yang berada di Jalan Pandawa, Dusun IV, Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (9/9/2020).

"Dari presiden nanti mengeluarkan Perpres, jadi prosesnya saat ini ke Menpan-RB," terangnya menekankan.

Mudofir melanjutkan, paling lambat proses peralihan IAIN ke UIN bisa rampung selambat lambatnya 2021 tahun depan.

"Paling lambat, tapi prosesnya bisa lebih cepat," aku dia.

Jika resmi beralih jadi UIN, sambung Mudofir akan terjadi perbedaan yang mendasar utamanya terkait program studi.

"Kalau menjadi UIN kita akan mempunyai prodi umum, tidak hanya prodi agama," tandasnya.

Fakultas seperti psikologi, sain dan teknologi hingga ilmu lingkungan akan tersedia di kampus.

Kisah Sukses Perjuangan Mudofir,Anak Petani Desa yang Berhasil Jadi Profesor & Rektor IAIN Surakarta

Tanpa Orangtua, Mudofir Rektor IAIN Solo Gonta-ganti Kerjaan Demi Bertahan Hidup saat Jadi Mahasiswa

"Setelah alih status dan kapasitasnya menjadi besar, dan menjadi umum saya berharap sumbangan kepada negara menjadi lebih banyak," harap dia.

"Nantinya produksi SDM-nya perpaduan antara islam dan ilmu umum, antara religius dan saintisdan ilmu umum, antara religius dan saintis," pungkasnya. (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved