Breaking News:

Kisah Sukses Perjuangan Mudofir,Anak Petani Desa yang Berhasil Jadi Profesor & Rektor IAIN Surakarta

Perjuangan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Prof Mudofir Abdullah yang selama ini merengkuh karirnya di dunia pendidikan.

Tribun-Video.com/Radifan Setiawan
Rektor IAIN Surakarta Prof Mudofir saat acara Tamu Kita di gedung Tribunnews Solo, Jalan Adi Soemarmo, Kecamatan Klodran, Karanganyar, Senin (25/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Usaha yang keras dan gigih tidak akan pernah mengkhianati hasil di kemudian hari.

Pepetah itu cocok untuk menggambarkan perjuangan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Prof Mudofir Abdullah yang selama ini merengkuh karirnya di dunia pendidikan.

Lahir di keluarga yang sederhana tak menyurutkan semangat Mudofir muda untuk mengeyam pendidikan.

Pasalnya, ayah dan ibu Mudofir bekerja sebagai seorang petani dan guru mengaji di sebuah desa terpencil daerah Tegal, Jawa Tengah.

Kehidupan yang sederhana di desa tersebut menempa pria kelahiran 2 Agustus 1970 tersebut menjadi sosoknya kini.

"Kehidupan saya kecil itu di sebuah desa yang tidak diperhitungkan dan mungkin tidak muncul di peta, sebuah desa di daerah Tegal," ujar Mudofir kepada TribunSolo.com, Senin (24/2/2020).

"Dalam suasana yang prihatin di mana kehidupaan desa era 70-80 itu kan masih sulit, serba sulit dan di situlah saya tumbuh," imbuhnya membeberkan.

Hak Jawab Rektor IAIN Solo Mudofir Terkait Berita Rektor IAIN Solo Korban Fake Chat

Jenjang pendidikan Mudofir muda diawali di sebuah madrasah yang berada tak jauh dari tempat tinggalnya.

Ia bahkan sempat dihadapkan pada kenyataan pahit ibunya tercinta meninggal saat usianya 3 tahun.

Halaman
1234
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved