Breaking News:

Pesilat PSHT Dibacok di Kartasura

Polisi Periksa 17 Saksi, Ini Update Pengungkapan Kasus Pembacokan Pesilat PSHT di Solo dan Sukoharjo

Sebut Ade, dari 17 orang yang diperiksa Polresta Solo tersebut merupakan saksi yang berada di lokasi kejadian pembacokan.

Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Asep Abdullah Rowi
Tribunsolo.com / Ryantono Puji Santoso
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak melayani permintaan wawancara di Mapolresta Solo, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Rabu (12/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polisi masih bekerja mengungkap dalang pembacokan dan pembakaran sepeda motor milik pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan, saat ini sudah ada 17 orang saksi yang diperiksa terkait kasus yang membuat sejumlah pesilat PSHT terluka akibat penyerangan sekelompok orang.

Resmi, Pemerintah Tetapkan Harga Tertinggi Swab Tes Mandiri Seharga Rp 900.000

Ada 7 Penyebab Rekening Anda Belum Tersalurkan Subsidi Gaji, Simak Saran dari Menaker

"Sampai saat ini sudah ada 17 orang saksi," katanya dihubungi TribunSolo.com, Jumat (2/10/2020).

Polresta Solo sendiri dibantu jajaran Polda Jateng untuk mengungkap kasus pembacokan yang terjadi dini hari itu.

Sebut Ade, dari 17 orang yang diperiksa Polresta Solo tersebut merupakan saksi yang berada di lokasi kejadian pembacokan yakni Mojosongo, Kecamatan Jebres dan Makamhaji, Kecamatan Kartasura.

"Beberapa barang bukti juga kita kumpulkan," ungkapnya.

"Tim IT sedang mengkaji dan menganalisa semua dokumen elektronik yang ada (CCTV)," imbuhnya.

Ia pun meminta semua pihak untuk terus mengawal proses hukum yang tengah berjalan.

Ade sendiri mengaku akan terus mengabarkan perkembangan kasus tersebut.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved