Breaking News:

Demokrat Solo Tunduk DPP Terus Suarakan Penolakan UU Cipta Kerja yang Disahkan DPR RI

Partai Demokrat menyatakan bakal terus mengkritisi dan melakukan perlawanan UU Cipta Kerja yang disahkan DPR RI.

KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Agus Yudhoyono saat menghadiri pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat tahun 2018 di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/03/2018) .Partai Demokrat menggelar Rapimnas selama dua hari 10-11 Maret 2018 untuk membahas strategi Pemilu 2018 serta Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Partai Demokrat menyatakan bakal terus mengkritisi dan melakukan perlawanan UU Cipta Kerja yang disahkan DPR RI.

Ketua Demokrat Solo Supriyanto mengatakan, berdasarkan sikap dan instruksi DPP Partai Demokrat.

Mereka menjelaskan, partainya dari awal sudah menolak RUU Cipta Kerja tersebut.

"Jelas tidak berkeadilan dan menyengsarakan Pekerja/Rakyat," papar dia kepada TribunSolo.com, Rabu (7/10/2020).

Dia mengatakan, perlawanan akan mereka lakukan bersama dengan masyarakat.

"Dengan menyuarakan penolakan," jelas dia.

Demokrat Solo Kritik Tindakan Puan Maharani Matikan Mikrofon : Tak Etis, Itu Bentuk Sabotase

Fraksi Demokrat Beberkan Alasan Walk Out dari Sidang Paripurna Pengesahan RUU Cipta Kerja

Dugaan aksi mematikan mikrofon yang dilakukan Puan juga ditanggapi Pengamat Hukum Tata Negara dan Politik Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, Agus Riewanto.

Menurutnya, politikus PDIP itu ingin mengatakan proses politik sudah berlangsung jauh-jauh hari.

Interupsi seharusnya dilakukan dalam tahapan sebelum diselenggarakannya sidang paripurna.

Halaman
123
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved