Pilkada Klaten 2020
Songsong Debat Publik Pilkada Klaten 2020, One Krisnata : Kami Siap
"Kami siap untuk debat publik. Karena debat publik peserta pemilihan bupati dan wakil bupati itu merupakan penyampaian visi misi,"
TRIBUNSOLO.COM - Calon Bupati Klaten nomor urut 2, One Krisnata, menyebut debat publik peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Klaten sebagai ajang untuk memperjelas dan mempertajam visi dan misi agar diketahui secara luas oleh masyarakat.
Sebagaimana diketahui, pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klaten tahun 2020 ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten merencanakan debat publik peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klaten sebanyak dua kali.
Sesuai rencana, debat publik peserta Pilbup Klaten 2020 ini bakal berlangsung pada awal bulan November dan Desember, yakni Rabu (11/11/2020) dan Rabu (2/12/2020).
Masa kampanye terbuka bagi peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Klaten juga telah dimulai sejak Sabtu (26/11/2020) lalu dan akan berakhir pada Sabtu (5/12/2020) mendatang.
"Dengan adanya debat publik ini, kita bisa memberitahukan kepada masyarakat umum secara luas alasan kita maju dan apa yang ingin kita tawarkan kepada masyarakat," ujar Calon Bupati Klaten, One Krisnata, Minggu (18/10/2020).
Baca juga: 12.495 Personel Linmas Klaten Dikerahkan dalam Pengamanan Pilkada Klaten 2020, Ini Rinciannya
Baca juga: Hadiri Pengambilan Nomor Paslon Pilkada Klaten 2020, One - Fajri Kompak Hadir Pakai Kemeja Putih
Ia mengatakan, jika dirinya akan selalu siap untuk menjalani setiap proses tahapan kampanye pemilihan Bupati dam Wakil Bupati Klaten 2020, termasuk dengan mengikuti debat publik peserta Pilbup tersebut nantinya.
"Kami siap untuk debat publik. Karena debat publik peserta pemilihan bupati dan wakil bupati itu merupakan penyampaian visi misi," ucapnya.
Baca juga: Sah! KPU Nyatakan Persyaratan Calon Ketiga Bapaslon Pilkada Klaten 2020 Memenuhi Syarat
Pemilihan Bupati dam Wakil Bupati Klaten 2020, One Krisnata berpasangan dengan Muhammad Fajri.
Pasangan dengan nomor urut 2 ini diusung oleh tiga partai koalisi yakni, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/one-krisnata-muhammad-fajri-ori-mendapat-nomor-urut-2.jpg)