Pilkada Sragen 2020

Covid-19 di Sragen Meroket, Calon Bupati Yuni Ingatkan Ada Denda Pelanggar dan Kesadaran Masyarakat

"Penegakan protokol kesehatan akan sia-sia jika tidak ada kesadaran dari masyarakat," tambahnya.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI: Petugas Uji Klinis Vaksin Covid-19 mengenakan APD saat akan melakukan proses penyuntikan vaksin kepada relawan di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Jumat (14/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono 

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Calon Bupati Sragen, Kusdinar Endang Yuni Sukowati berharap penegakkan protokol kesehatan harus dilakukan imbas kasus terus meroket.

Ia tidak menampik bahwa meluasnya penyebaran Covid-19 bersumber dari klaster keluarga dan klaster hajatan. 

"Yang terakhir adalah meninggalnya tiga orang dalam satu keluarga setelah menggelar acara hajatan," katanya saat debat publik calon bupati Sragen di gedung Sasana Manggala Sragen (SMS) pada Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Pakai Batik Buatan Asli Sragen, Yuni Mengaku Debat Pilkada Kali Ini Kurang Menarik

Baca juga: Ini 5 Janji Yuni-Suroto untuk Sragen : Tak Tanggung-tanggung 20 Persen APBD untuk Sektor Pendidikan

Dalam penegakan protokol kesehatan itu lanjut dia, Pemkab Sragen pun sudah memiliki peraturan bupati (Perbup) No.54/2020 yang mengatur bagaimana masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan.

Dalam Perbup itu disebutkan jika ada orang yang melanggar protokol kesehatan akan dikenai denda sebesar Rp 50 ribu. 

"Sementara untuk pengelola restoran yang melanggar protokol kesehatan wajib bayar denda Rp 1 juta," tutur dia. 

Yuni sapaan akrabnya, menyebut bahwa dari hari ke hari masyarakat mulai abai soal protokol kesehatan. 

"Oleh karena itu penegakan hukum terkait pelanggar protokol kesehatan terus dilakukan," katanya. 

Meski begitu, peran masyarakat untuk memutus mata rantai Covid-19 juga dibutuhkan. 

"Penegakan protokol kesehatan akan sia-sia jika tidak ada kesadaran dari masyarakat," tambahnya.

Laporan Perkembangan Kasus

Penambahan kasus Covid-19 masih terjadi di Kabupaten Sragen.

Per Selasa (17/11/2020), terdapat 17 tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved