Breaking News:

Pilkada Sragen 2020

Dua Exit Tol Solo-Ngawi Ada di Wilayah Sragen, Yuni : Akan Jadi Integrasi Kawasan Industri

Calon bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, kedua exit tol itu harus punya nilai lebih untuk masyarakat Sragen. 

TribunSolo.com/Adi Surya
Tol Trans Jawa ruas Solo-Ngawi yang melintasi sejumlah kabupaten/kota, Minggu (22/12/2019). 

Selain itu, Yuni akan menarik investor supaya berinvestasi di exit tol Sambungmacan, nantinya masyarakat akan bekerja di sana. 

"Dengan sendirinya pertumbuhan ekonomi akan meningkat dan pengangguran berkurang," katanya.

Tol Solo-Jogja

Nasib berbeda harus dialami Darusalam di tengah pembebasan lahan proyek Tol Solo-Jogja. 

Ya, di saat ratusan warga lainnya mendapatkan ganti rugi tol dalam jumlah besar jutaan bahkan miliaran rupiah, tapi tidak dengan bapak 62 tahun itu.

Sosok yang sehari-hari jadi buruh tani itu diperkirakan hanya dapat ganti rugi Rp 600 ribu saja, karena lahan miliknya yang terdampak proyek Tol Trans Jawa hanya 1 meter.

Lahannya yang terdampak yakni di pekarangan samping rumah miliknya di Dukuh Purwogondo RT 001 RW 011, Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.

Dengan itu, maka dia dipastikan yang paling kecil dan paling sedikit mendapatkan ganti rugi dari pemerintah pusat tersebut.

Meski tanahnya yang miliki hanya terdampak satu meter, Darusalam mengaku ikhlas dan mendukung pembangunan proyek tol yang melintasi halaman samping rumahnya.

Baca juga: Uang Ganti Rugi Proyek Tol Solo – Jogja Desa Kahuman Digelontorkan : Paling Tinggi Rp 1,5 Miliar

Baca juga: Harga Tanah Terdampak Tol Solo – Jogja Cuma Rp 600 Ribu per Meter, Warga Desa Kahuman Klaten Kecewa

"Iya, tanah saya kena hanya satu meter, saya sudah diberitahu oleh pemerintah desa beberapa waktu lalu," jelasnya kepada TribunSolo.com, Rabu (25/11/2020).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved