Breaking News:

Cabuli Belasan Anak, Oknum Prangkat Desa di Sulawesi Utara Ditangkap, Diduga Alami Kelainan Seksual

Diketahui, pria tersebut adalah oknum perangkat desa di Kecamatan Likupang Selatan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara yang berinisial SAD (32).

Editor: Reza Dwi Wijayanti
(thawornnurak)
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Seorang pria harus berurusan dengan pihak kepolisian karena diduga mencabuli belasan anak.

Diketahui, pria tersebut adalah oknum perangkat desa di Kecamatan Likupang Selatan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara yang berinisial SAD (32).

Bahkan, aksinya telah dilakukan sejak 2019.

Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, SAD diduga mencabuli belasan anak dalam rentang November 2019 hingga Desember 2019 dan Juli 2020 hingga September 2020.

Usia korban SAD berkisar antara 7 sampai 17 tahun.

Baca juga: Glenca Chysara Bikin Sebal di Ikatan Cinta, Bagaimana Sifat Aslinya? Ini Pengakuan Adi Sastro

Baca juga: Tak Hanya Bikin Perut Lebih Kenyang, Buah Beri Ternyata Bisa Cegah Diabetes, Ini Penjelasannya

Baca juga: Rapid Test Saksi Gibran : Penjual Semar Mendem Ini Tutupi Wajahnya Pakai Kertas, Takut Disuntik

SAD ditangkap pada Selasa (1/12/2020) di perkebunan Desa Ongkau II, Kecamatan Sinonsayang, Minahasa Selatan.

Penangkapannya bermula setelah tim gabungan Resmob Polres Minahasa Utara dan Polda Sulawesi Utara mendapat informasi keberadaannya dari warga pada Senin (30/11/2020). 

"Tim lalu menyusun strategi untuk menangkap pria yang diduga kuat memiliki kelainan seksual tersebut," kata Jules lewat pesan singkat, Rabu (2/12/2020). 

Saat hendak ditangkap polisi, SAD melawan. Dia bahkan coba merebut senjata seorang polisi.

"Karena tak mengindahkan tembakan peringatan petugas, tersangka terpaksa ‘dilumpuhkan’ dengan ‘timah panas’ di bagian kakinya," sebut Jules.

Baca juga: Viral Video Truk BBM Tabrak Pria Duduk Bersila di Tengah Jalan, Korban Berasal dari Sragen

Baca juga: 7 Cara Membuat Orang yang Kamu Sukai Menyadari Keberadaanmu: Perbaiki Penampilanmu

Kini, SAD sudah dibawa ke Mapolres Minahasa Utara. SAD dibawa bersama seorang penjaga kebun berinisial ZK yang menyembunyikannya selama pelarian.

Sementara itu, Kapolres Minahasa Utara AKBP Grace Rahakbau mengatakan, terhadap tersangka dikenakan pasal 82 Undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

"Kasus ini masih terus didalami dan dikembangkan. Kami berusaha maksimal untuk mengusut tuntas apa yang dilaporkan terhadap tersangka," kata Grace saat dikonformasi Kompas.com via telepon.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Melawan Saat Ditangkap, Oknum Perangkat Desa yang Cabuli Belasan Anak Ditembak"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved