Pergi ke TPS Dinilai Lebih Aman daripada ke Mall, Begini Penjelasannya

Juru Bicara Satgas Covid-19 RS UNS Tonang Dwi Ardyanto menilai pergi ke mall lebih berbahaya daripada pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Tribun Bali/Rizal Fanany
ILUSTRASI TPS : Sejumlah petugas menghias dan memasang bilik suara di TPS 10 yang bertema super hero agar menarik pemilih di Banjar Ubung, Kelurahan Sempidi, Badung, Selasa (16/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Juru Bicara Satgas Covid-19 RS UNS Tonang Dwi Ardyanto menilai pergi ke mall lebih berbahaya daripada pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 9 Desember. 

Dijelaskannya, saat penyelenggaraan Pilkada, di TPS sudah menerapkan protokol kesehatan yang terukur. 

"Artinya dengan catatan bahwa Pilkada sudah patuh protokol kesehatan," tutur dia, Kamis (3/12/2020). 

Baca juga: Terungkap, Motif Penembakan Pengusaha Tekstil Solo: Hubungan Bisnis

Baca juga: Pelaku Bersama Istri Sempat Ada Dalam Mobil Pengusaha Tekstil Solo, Ikut Menumpang Sampai Rumah

Baca juga: Bawaslu Sragen Imbau Masyarakat Datang ke TPS Taati Protokol Covid19, Jangan Sampai Ada Klaster Baru

Terlebih KPU mempunyai PKPU Nomor 6 Tahun 2020, dalam aturan itu disebutkan bahwa seluruh personel yang bertugas bebas dari Covid-19. 

"Tapi kalau itu dilakukan dengan benar maka lebih aman daripada pergi ke mall atau kondangan," jelasnya. 

Meski begitu, tidak ada yang bisa menjamin pelaksanaan Pilkada 2020 bebas dari penyebaran Covid-19. 

"Karena mau ada Pilkada atau tidak, saat beraktivitas sehari-hari pun berisiko terpapar virus corona," katanya.  

Baca juga: Debat Kedua Pilkada Solo 2020, Paslon Bajo Datang Mendahului, Gibran Diam-diam Lewat Pintu Belakang

Baca juga: Positif Covid-19, Begini Kondisi Menaker Ida Fauziyah Seperti Orang Biasa yang Tidak Sakit

Baca juga: Mengenal Istilah Long Covid: Bukan Virus Corona yang Tersisa di Badan Pasien

Menurutnya, walau pilkada digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan benar. 

Namun potensi untuk tertular Covid-19 tetap ada. 

"Potensi tertular Covid-19 tetap ada sebab jaga jarak sulit untuk dilakukan," katanya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved