Breaking News:

Berita Terbaru Solo

Tok, Kota Solo Bakal Disekat Lagi, Nekat Mudik Bakal Dikarantina di Benteng Vastenberg

Pemerintah Kota Solo akan melakukan penyekatan bagi para pemudik demi mencegah penularan Covid 19

TribunSolo.com / Ilham Oktafian
Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo saat ditemui TribunSolo.com, usai rapat koordinasi penyekatan arus mudik di Loji Gandrung Kamis (3/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemkot Solo bakal melakukan penyekatan lagi bagi para pemudik.

Baik yang akan menuju maupun yang akan keluar ke Kota Solo.

Baca juga: Mudik ke Solo Bawa Surat Uji Swab? Tak Berlaku! : Tetap Karantina Mandiri di Benteng Vastenburg

Baca juga: Tips Karantina Mandiri di Rumah Agar Anggota Keluarga Lain Tetap Aman, Perhatikan Sirkulasi Udara

Keputusan tersebut diambil menyusul penambahan angka covid-19 di Kota Solo yang terus merangkak.

"Bagi yang masuk solo tetap dikarantina, apapun alasannya," kata Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo Kamis (3/12/2020).

"Jagong pun tetap dikarantina," imbuhnya menekankan.

Sedianya penyekatan bakal dimulai pada 15 Desember 2020.

Jika nekat, para pemudik bakal menjalani karantina selama 14 hari di Benteng Vastenburg.

"Hari senin kita mulai proses persiaapan untuk karantina bagi para pemudik di Kota Solo," ujarnya.

"Tenda kita pinjamkan dari Kopasus dan Brigif. Butuhnya sekitar 4-5 tenda," tambahnya.

Sedianya, pengekatan bakal dilakukan oleh petugas Linmas, TNI, Polri, maupun Dinas Perhubungan.

"Nanti kita akan bekerja sama dengan kepala bandara, kepala stasiun dan kepala terminal," paparnya.

"Kita akan membentuk satgas pemantau pintu masuk di kota solo," terangnya.

Untuk titik penyekatannya sendiri, sambung FX Rudy berada di perbatasan Kota Solo, seperti Tugu Makhuto, Pasar Kleco, Jurug, Tanjung Anom, Kadipiro, dan Sumber.

"Nanti kita cek KTPnya," tutup FX Rudy.

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved