Breaking News:

Pilkada Sragen 2020

Belum Ada Regulasi Teknis Pencoblosan Bagi Pasien Positif Covid-19, Bawaslu dan KPU Sragen Buat SOP

Dijelaskannya, isi SOP nanti akan berfokus pada teknis pemungutan suara untuk pasien yang positif Covid-19. 

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI: Petugas Uji Klinis Vaksin Covid-19 mengenakan APD saat akan melakukan proses penyuntikan vaksin kepada relawan di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Jumat (14/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Bawaslu Sragen akan menyusun standar operasional prosedur (SOP) terkait dengan perlakuan bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

Rencananya SOP itu akan disusun bersama KPU Sragen serta RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen menjelang pencoblosan 9 Desember mendatang.

Komisioner Bawaslu Sragen, Khoirul Huda mengatakan, penyusunan SOP masih sebatas wacana.

Baca juga: Catat! Kolong Jembatan Flyover Purwosari Solo, Bakal Jadi Arena Muda Mudi Penghobi Skateboard

Baca juga: Beredar Pesan WA Berantai Solo Lockdown Pasca Pilkada, Satgas Covid-19 : Tahap Wacana, ke Arah Situ

Dijelaskannya, isi SOP nanti akan berfokus pada teknis pemungutan suara untuk pasien yang positif Covid-19. 

"Teknis pencoblosan bagi mereka yang dirawat di rumah sakit, menjalani isolasi mandiri atau dikarantina di Teknopark Sragen," kata Huda kepa TribunSolo.com, Jumat (4/12/2020). 

Menurutnya, teknis yang akan dibahas yakni surat suara dan sarung tangan plastik. 

"Untuk surat suara kan tidak mungkin disemprot disinfeksi, kertasnya pasti rusak," ungkapnya. 

Supaya surat suara tidak rusak, sambung dia, surat suara akan disinari dengan sinar ultraviolet (UV) guna mematikan virus.

"Itu tawaran dari RSUD Sragen," katanya. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved