Breaking News:

Pilkada Sukoharjo 2020

Pakai Crane, Petugas Copoti 2.161 Baliho EA & Joswi, Padahal Sudah Diimbau Tapi Tak Dicopot Sendiri

Menurut Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto, selama masa tenang ini, tak boleh ada APK yang terpasang. 

TribunSolo.com/Agil Tri
Petugas saat mencopot APK paslon dalam Pilkada Sukoharjo 2020 saat masa tenang, Senin (7/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sebanyak 2.161 Alat Peraga Kampanye (APK) diturunkan tim gabungan di Kabupaten Sukoharjo pada masa tenang hari pertama, Minggu (6/12/2020).

Menurut Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto, selama masa tenang ini, tak boleh ada APK yang terpasang. 

Sehingga Bawaslu Sukoharjo berserta jajaran, bersama Satpol PP, TNI/Polri, dan Muspida melakukan penurunan APK Paslon Pilkada Sukoharjo 2020.

Baik baliho Etty Suryani - Agus Santosa (EA) maupun Joko Paloma - Wiwaha Aji Santosa.

Baca juga: Versi FPI, Begini Duduk Perkara Kasus Penembakan Pengikut Habib Rizieq di Jalan Tol

Baca juga: BREAKING NEWS : Enam Pengikut Habib Rizieq Tewas Ditembak saat Serang Anggota Polisi

"Hari pertama ada sekitar 2.161 APK berbagai model yang kita turunkan," kata Bambang, kepada TribunSolo.com, Senin (7/12/2020).

"Dan hari ini sampai besok masih kita sisir lagi APK yang belum diturunkan," imbuhnya. 

Dalam proses penurunan ini, tim gabungan bahkan menggunakan crane dari Dinas Perhubungan untuk melepas APK yang sulit dijangkau. 

"APK yang kita turunkan terdiri dari berbagai bentuk, seperti baliho, spanduk, umbul-umbul, rontek dan peraga kampanye lainnya," jelasnya. 

Selain menyisi APK yang ada di tempat umum, tim gabungan juga melakukan penyisiran di Posko Paslon. 

Halaman
123
Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved