Breaking News:

Pilkada Solo 2020

Data KPU : 43 Pemilih Coblosan Pilkada Solo 2020 di Rumah Sakit, Protokol Kesehatan Ketat

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendata pemilih yang menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Solo 2020 dengan mencoblos di rumah sakit.

TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
ILUSTRASI : Para pemilih menunggu panggilan di depan TPS 22, Kampung Tirtoyoso, Jalan Kasuari Nomor 3 RT 5 RW 13, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (9/12/2020). TPS 22 menjadi TPS tempat Gibran dan Kaesang mencoblos. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendata pemilih yang menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Solo 2020 dengan mencoblos di rumah sakit.

Tercatat, ada 43 pemilih yang mencoblos di rumah sakit.

Ketua KPU Kota Solo, Nurul Sutarti mengatakan 5 dari 43 pemilih merupakan tenaga kesehatan.

38 sisanya merupakan pasien.

Baca juga: Imbas Pandemi Covid-19, Target Tingkat Partisipasi Pilkada Solo Meleset, KPU : Rata-rata 70 Persen

Baca juga: Imbas Wacana Karantina Pemudik, Hotel di Solo Rugi Besar, PHRI Bakal Ketemu Wali Kota FX Rudy

"Kalau rumah sakit ada data 43 pemilih," papar Nurul Sutarti, Jumat (11/12/2020).

Rincian sebaran 38 pasien yang menggunakan hak pilihnya, 3 Pasien di RSUD Dr Moewardi, 1 pasien di RS Panti Waluyo, 2 pasien di RS Triharsi, 4 pasien di RS JIH, dan 28 pasien di RS Kustati.

Sementara, 5 sisanya merupakan tenaga kesehatan di puskesmas.

"Rumah sakit yang menyurati kami (KPU), mereka menyerahkan data petugas kesehatan dan menyerahkan daftar pasien yang menggunakan hak pilihnya," kata Nurul. 

"Yang menerbitkan A5 KPU," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved