Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Inilah Joko Widodo Alias Bang Toyib, Sosok Penting di Balik Update Naik Turunnya Debit Bengawan Solo

Dirinya bertugas mengawasi setiap detik pergerakan dan perubahan baik debit dan volume dari sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut. 

TribunSolo.com/Muhammad Irfan
Joko Widodo alias Bang Toyib sang petugas hidrologi untuk mengawasi Bengawan Solo di Pos Pantau Jurug, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Senin (14/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Di balik derasnya sungai Bengawan Solo yang misterius kapan naik dan menyusut, ternyata terdapat sosok yang setia mengawasi setiap detiknya.

Dia adalah Joko Widodo atau akrab disapa dengan Bang Toyib Putra Bengawan yang menjadi petugas hidrologi sungai Bengawan Solo di Pos Pantau Jurug di Kecamatan Jebres, Kota Solo.

Dirinya bertugas mengawasi setiap pergerakan dan perubahan baik debit dan volume dari sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut. 

"Saya sering jaga pos di sini, siang dan malam lalu melaporkan setiap pergerakan sungai Bengawan Solo kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo," kata Joko kepada TribunSolo.com pada Senin (14/12/2020). 

Baca juga: Renggut 3 Nyawa Polisi & Tentara yang Tengah Patroli, Perlintasan Rel KA di Kalijambe Sragen Ditutup

Baca juga: Update Debit Bengawan Solo via Pos Pantau Jurug, Bagian Hilir Lebih Berbahaya Jika Volume Naik Terus

Laporannya menjadi penting karena sangat berkaitan dengan segala persiapan apabila Bengawan Solo tiba-tiba meluap dan membuat banjir dari hulu sebagian di Solo Raya ke hilir di Jawa Timur.

"Saya selalu membuat laporan, dan itu nanti hasilnya akan jadi kebijakan," ujarnya. 

Selain memantau kondisi pergerakan air Bengawan Solo, Joko juga aktif menjaga kebersihan sungai tersebut. 

"Saya rutin melakukan kegiatan bersih sungai bersama teman dan relawan," jelasnya. 

Bahkan sebelum menjadi petugas hidrologi, kecintaannya pada kebersihan sungai telah terbangun. 

"Saya dulu bekerja sebagai tukang batu, dan di sela kesibukan saya bersih-bersih sungai dari awalnya sendirian sekarang bisa menjadi komunitas," terangnya. 

Dalam melakukan tugasnya memantau aliran Sungai Bengawan Solo, Joko kerap mendapat tantangan, salah satunya adalah area pos pantau Jurug yang sering dianggap angker oleh masyarakat. 

Ya, di kawasan tersebut tepat berada di pinggir sungai dengan pohon-pohon super besar dan rindang yang masih lestari.

"Di sini yang bekerja cuma saya sama istri, masyarakat lain tidak ada yang berani," ucapnya.

Baca juga: Impian Terakhir Aipda Samsul : Ingin Haji 2025, Tetapi Maut Berkata Lain, Meninggal Kala Bertugas

Baca juga: Awas! Jelang Awal Tahun Baru 2021 Cuaca Ektrem Mengancam, Warga di Solo Raya Diminta Wajib Waspada

 Walaupun banyak tantangan, Joko bersyukur dan menikmati pekerjaannya sebagai bentuk pengabdian dirinya kepada alam dan Tuhan.

"Alhamdulillah, setelah bekerja sekian lama mulai sedikit demi sedikit ada yang memerhatikan dan memberikan dukungan baik tenaga dan materi," imbuhnya. 

Untuk informasi terkini mengenai pergerakan Bengawan Solo dapat dipantau melalui akun Facebooknya, @BangToyibPutraBengawan.

"Saya sering memperbaharui foto dan cerita di Facebook tentang kondisi terkini Sungai Bengawan Solo," tuturnya.  (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved