Breaking News:

Tabrakan Maut KA vs Mobil Polisi Sragen

Puluhan Perlintasan Kereta di Sragen Belum Dipasang Palang, Ini Langkah PT KAI Daop VI Yogyakarta

Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Supriyanto menyatakan, dari 36 perlintasan kereta itu, ada 22 perlintasan sebidang tanpa palang. 

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Rahmat Jiwandono
Petugas DAOP VI Yogyakarta sedang menutup perlintasan sebidang di Dukuh Siboto, Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Senin (14/12/2020). 

"Kereta juga enggak bisa berhenti atau mengerem mendadak," tuturnya.

Dimakamkan Hari Ini

Keluarga kehilangan sosok prajurit TNI Pelda Eka Budi Mulyana yang meninggal saat bertugas patroli di wilayahnya Kecamatan Kalijambe, Kecamatan Sragen. 

Sebelum tragedi nahas yang juga menewaskan dua anggota polisi karena tertabrak kereta api, keluarga memiliki kisah lain soal Pelda Eka Budi Mulyana.

Ya  sebelum pergi berangkat piket pada Minggu (13/12/2020) malam, sempat berfoto bersama istri dan anaknya. 

Baca juga: Update Real Count Pilkada Solo 2020 : Etik-Agus Masih Perkasa 52,9 Persen, Paloma-Wiwaha 47,1 Persen

Baca juga: BREAKING NEWS : Jasad Pelda Eka Budi Ditemukan di Kampung Cengklik Sragen

"Ternyata itu adalah foto terakhir bareng keluarga sebelum terjadi kecelakaan maut," papar adik ipar korban, Heru Wijayanto ketika ditemui usai pemakaman di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Selasa (15/12/2020). 

Heru mengatakan, hal seperti itu tidak biasanya dilakukan kakak iparnya. 

"Biasanya kalau mau berangkat dinas cuma pamitan saja," ujarnya. 

Selain itu, Pelda Eka Budi pun ingin berangkat umrah setelah pensiun nanti. 

"Rencananya mau umrah sama keluarga, dua tahun lagi," kata dia. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved