Berita Solo Terbaru

Pasar Gede Disekat, Pemkot Solo Berencana Pakai Kaca Akrilik, Bisa Dibongkar Pasang

Kualitas sekat yang dipakai di Pasar Gede, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Solo akan ditingkatkan. 

Tayang:
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Adi Surya
Kios Pasar Gede Solo, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres disekat mengggunakan plastik, Rabu (16/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kualitas sekat yang dipakai di Pasar Gede, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Solo akan ditingkatkan. 

Saat ini, sekat tersebut terbuat dari plastik yang dipasang di pipa dan terdapat rongga kurang lebih setinggi 15 sampai 20 sentimeter. 

Wali Kota Solo, Fx Hadi Rudyatmo menyampaikan pihaknya saat ini tengah mendesain sekat berbahan plexiglass atau kaca akrilik.

Baca juga: Libur Natal & Tahun Baru, Pemkot Solo Larang Perayaan, Ibadah: Jumlah Umat Dibatasi

Baca juga: Hasil Tes Urin Salshabilla Adriani Usai Tabrak 2 Mobil Terparkir Negatif, Polisi: Mungkin Kecapekan

"Dinas perdagangan sudah saya minta untuk membuat desain," kata Rudy, Rabu (16/12/2020).

Penggunaan kaca akrilik, sambung Rudy, bukan tanpa alasan. Mudah dibersihkan menjadi satu diantaranya. 

"Plexiglass bisa diberishkan, kalau plastik harus diganti. Plexiglass bisa dilap, kalau plastik dilap nanti sobek," ucap Rudy. 

Nantinya, sekat yang dipakai di Pasar Gede Solo akan dipasang menggunakan sistem knockdown. 

Sistem tersebut bisa membuat sekat tersebut bisa mudah dibongkar - pasang.

"Jadi tidak permanen. Bisa dilepas nantinya," tutur Rudy. 

Terkait anggaran, Rudy mengatakan itu akan dirapatkan terlebih dulu dalam rapat penanganan Covid-19 Kota Solo. 

"Nanti rapat Covid, nanti kita lihat apakah bisa dimasukkan ke anggaran Covid atau tidak. Dimasukkan ke bagian pencegahan bisa saja," katanya. 

Pembeli Masih Sepi

Pasca di-lockdown sepekan, kegiatan jual - beli di Pasar Gede, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Solo belum pulih seutuhnya.

Seperti diketahui, salah satu ikon wisata Kota Solo itu sempat ditutup sementara gegara 11 pedagang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved