Info Kesehatan
Tak Hanya Kelelahan, Berikut Tanda-tanda Dehidrasi yang Perlu Diwaspadai
Tubuh bisa mengalami dehidrasi ketika tubuh kekurangan cairan sehingga fungsi normalnya akan terganggu. Sebaiknya segera penuhi kebutuhan cairan tubuh
TRIBUNSOLO.COM - Ketika kekurangan cairan maka tubuh tidak bisa menjalankan fungsinya dengan normal.
Jika terus dibiarkan seperti ini, tubuh Anda akan mengalami dehidrasi.
Meski kondisi ini bisa terjadi pada siapa pun tetapi jika terjadi pada anak-anak dan lansia bisa sangat berbahaya.
Melansir Mayo Clinic, penyebab paling umum dari dehidrasi pada anak kecil adalah diare dan muntah yang parah.
Baca juga: Sayang Dilewatkan, Berikut 6 Manfaat Vitamin C untuk Kesehatan: Mencegah Penuaan
Baca juga: 5 Manfaat Gula Selain sebagai Pemanis: Salah Satunya Bisa Bersihkan Noda Pakaian
Baca juga: Sederet Manfaat Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur: Melangsingkan Tubuh hingga Kulit Lebih Cerah
Sementara, lansia secara alami memiliki volume air yang lebih rendah di tubuh mereka, dan mungkin memiliki kondisi atau minum obat yang meningkatkan risiko dehidrasi.
Ini berarti bahwa penyakit ringan, seperti infeksi yang menyerang paru-paru atau kandung kemih, dapat menyebabkan dehidrasi pada lansia.
Dehidrasi juga dapat terjadi pada semua kelompok usia jika seseorang tidak minum cukup air selama cuaca panas, terutama jika mereka berolahraga dengan penuh semangat.
Anda biasanya dapat membalikkan dehidrasi ringan hingga sedang dengan minum lebih banyak cairan, tetapi dehidrasi parah membutuhkan perawatan medis segera.
Melansir Medical News Today, jika dehidrasi tidak diperiksa, dapat menimbulkan sejumlah komplikasi serius.
Ini termasuk:
Lebih sedikit darah menghasilkan penurunan tekanan darah dan penurunan jumlah oksigen yang mencapai jaringan. Kondisi ini bisa mengancam nyawa.
Kejang
Kejang terjadi karena ketidakseimbangan elektrolit.
Masalah ginjal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-mengantuk_20160707_185634.jpg)