5 Tips Agar Bekerja di Rumah Tetap Berkualitas dan Tidak Membosankan di Masa PSBB Jawa-Bali
Satu diantara aturan yang diberlakukan adalah pembatasan pekerja 75 persen bekerja di rumah di beberapa kantor.
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNSOLO.COM - Hari ini pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai diberlakukan 11 hingga 25 Januari 2021.
Satu diantara aturan yang diberlakukan adalah pembatasan pekerja 75 persen bekerja di rumah di beberapa kantor.
Baca juga: Operasi PSBB di Pasar Nusukan Solo, Satgas Covid-19 Temukan Anak Kecil, Langsung Diminta Pulang
Hal ini pun membuat para pekerja merubah beberapa kebiasaan yang biasanya dilakukan di kantor menjadi dirumah.
Interaksi dengan rekan kerja yang terkadang bisa mencairkan suasana pekerjaan pun kini tidak bisa ditemukan.
Untuk itu berikut TribunSolo rangkum tips bekerja di rumah agar tidak membosankan dilansir dari Kompas.com dan Grid.id.
1. Menjaga komunikasi antara kolega dan atasan
Menurut seorang profesor dari Northeastern University, Amerika Serikat, harus ada peraturan jelas mengenai komunikasi antara kolega dan atasan.
Komunikasi adalah faktor penting saat work from home. Tanpa adanya komunikasi yang baik, pekerjaan bisa terhambat, bahkan tak mencapai target.
Mintalah atasan untuk menjabarkan target yang harus dicapai, selama periode work from home berlangsung.
Selain itu, komunikasi bisa mencegah datangnya perasaan kesepian yang melanda karyawan di rumah. Sebuah penelitian yang mengikutsertakan 2.500 karyawan, membuktikan bahwa kesepian bisa membuat mereka tidak termotivasi dan susah produktif.
2. Menjaga penampilan dan kebersihan tubuh
Hanya karena diizinkan untuk kerja dari rumah, bukan berarti kebersihan tubuh dan penampilan bisa diabaikan. Secara psikologis, membersihkan tubuh dan menjaga penampilan bisa membuat mental siap untuk bekerja.
Terutama jika atasan meminta untuk siap siaga di depan laptop, jikalau ada pertemuan penting yang mengharuskan Anda bertatap muka lewat telekonferensi atau video call.
Selain itu, dengan menjaga kebersihan tubuh, kita bisa terhindar dari berbagai macam penyakit.
3. Disiplin
Belajarlah untuk mendisiplinkan diri dan tetap berkomitmen dengan tugas yang menjadi tanggung jawab.
Pastikan setiap beban kerja setiap harinya terpenuhi.
Ingatlah, jika ditunda akan semakin menumpuk dan buat malas dikerjakan.
Baca juga: Awas Kecele! Objek Wisata di Solo Raya Banyak yang Ditutup Selama PSBB Dua Minggu, Ini Daftarnya
4. Tidak bekerja sambil rebahan
Work from home membuat karyawan cenderung mengerjakan tugas di kasur, sambil berleha-leha ria.
Menurut seorang ahli chiropractic (terapi pengobatan tulang belakang dan otot), bekerja sambil rebahan di kasur hanya akan menimbulkan nyeri punggung dan leher.
Gunakan kursi untuk duduk, dan pastikan kepala sejajar dengan laptop di hadapan Anda. Jadi, nyeri leher dan punggung bisa dicegah.
5. Buat agenda
Cobalah untuk mulai membuat daftar pekerjaan yang akan dilakukan dalam waktu satu minggu.
Yap, sesuai dengan hari kerja kita.
Jangan lupa untuk membuat agenda kerja yang jelas, terperinci, dan disertasi dengan deadline waktu.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-bekerja-di-rumah.jpg)