Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Merapi Muntahkan Lava Pijar, 241 Warga Tlogolele Bertahan di Pengungsian, Ronda Malam Diintensifkan

Warga Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali tetap bertahan di tempat penampungan pengungsian sementara (TPPS).

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/PVMBG Gunung Merapi
Kondisi Gunung Merapi yang masih mengeluarkan lava pijar, Selasa (5/1/2021) sekira pukul 18.55 WIB. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Warga Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali tetap bertahan di tempat penampungan pengungsian sementara (TPPS).

Mereka telah berada di sana semenjak status Gunung Merapi berstatus siaga III atau sudah selama dua bulan. 

Sekretaris Desa Tlogolele, Neigen Achtah Nur Edy Saputra mengatakan, sebanyak 241 warga masih bertahan di TPPS. 

Baca juga: Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Terjauh Sejak Desember 2020, Warga Diminta Tak Panik

Baca juga: Relawan Merapi : Siang Lava Pijar Sering Berguguran Tapi Tak Terlihat, Kini Ada 270 Warga Mengungsi

Mereka berasal dari Dukuh Stabelan, Takeran, Belang, dan Gumukrejo. 

"Masyarakat Alhamdulillah sehat, tidak ada gejala apapun," kata Neigen kepada TribunSolo.com, Minggu (17/1/2021).

Neigen mengimbau masyarakat tetap harus waspada mengingat aktivitas Gunung Merapi belum kunjung mereda. 

Terlebih, Gunung Merapi masih terus memuntahkan lava pijar beberapa waktu terakhir. 

"Tetap tenang kemudian tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan," tuturnya. 

Guna meningkatkan keamanan dan kenyaman, sistem ronda malam diaktifkan di lingkungan TPPS Tlogolele. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved