Berita Solo Terbaru
Berikut Tata Cara Naik KRL Solo Yogya: Harus Pakai Kartu, Tak Layani Tiket Manual
Harap bersiap-siap, KRL Solo Yogya akan segera beroperasi, ada tata cara sebelum menaikinya, harus menggunakan kartu bukan uang tunai
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Muhammad Irfan Al Amin
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kehadiran KRL Solo Yogya menjadi barang baru bagi warga Solo.
Kereta yang melayani 11 stasiun pemberhentian itu bakal menggantikan kereta legendaris KA Prameks.
Baca juga: Bakal Mulai Beroperasi 10 Februari 2021, Tarif KRL Solo-Yogya Akan Sama Dengan Kereta Prameks
Baca juga: 11 Stasiun Diaktifikan Kembali Guna Sambut KRL Jogja-Solo, PT KCI : Kami Ikuti Kebijakan Pemerintah
Meski rute dan jadwal keberangkatan relatif sama, namun untuk pembelian tiket rupanya berbeda 360 derajat.
Jika tiket KA Prameks dapat dibeli via online maupun loket stasiun, untuk KRL Solo Yogya rupanya hanya bisa menggunakan kartu.
Serupa dengan KRL Jabodetabek, KRL Solo Yogya bakal menggunakan KMT (Kartu Multi Trip) dimana kartu tersebut terisi dengan sejumlah saldo.
Menurut Direktur Operasi dan Pemasaran PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Wawan Ariyanto pihaknya menyediakan KMT yang dapat dibeli di loket stasiun keberangkatan.
"Kalau kartu bank bisa menggunakan Bank Himbara, Brizzi, E Money, Flash dan BCA," katanya Kamis (21/1/2021).
Adapun tarif KRL Solo-Yogya sendiri dibandrol sama dengan tarif KA Prameks, yakni Rp 8000 dalam sekali perjalanan.
"Tarifnya flat Rp 8000. Sama seperti KA Prameks namun dengan pelayanan yang lebih bagus," katanya.
"Keretanya baru, waktu tempuhnya cepat dan ACnya bagus," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/mesin-tiket-otomatis-untuk-penumpang-krl-solo-jogja-yang-seb.jpg)