Update Gunung Merapi
Berbondong-bondong ke Kali Woro Pasca Banjir Lahar Merapi, Penambang Pasir Diingatkan Selalu Waspada
Pasir menjadi melimpah banyak, sehingga penambang panen pasca terjadinya lahar dingin Merapi.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
Terutama warga yang berprofesi sebagai penambang pasir di Kali Woro tersebut.
"Banjir lahan hujan ini merupakan berkah bagi warga penambang di sini, karena diberikan material banyak," kata Jack.
Dia memastikan tidak ada korban jiwa dari banjir lahar hujan tersebut.
Hanya saja ia mengatakan bahwa ada satu sepeda motor yang digunakan untuk memanggil para penambang di sana malah terseret arus banjir lahar tersebut.
"Tak ada korban jiwa, namun satu motor yang digunakan untuk memperingatkan para penambang untuk keluar, malah terseret arus," ujar Jack.
Sekretaris BPBD Klaten Nur Cahyo memastikan kondisi masyarakat di sekitar Kali Woro aman.
Selain itu, ia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan bila ada kemungkinan bencana lain seperti longsornya tebing.
"Kami juga selalu berkoordinasi dengan relawan setempat dan kami imbau ke masyarakat untuk tingkatkan kewaspadaan," imbaunya.
Akan Dinaikkan
Sebelumnya, kondisi Gunung Merapi mengalami aktivitas yang cukup sering terjadi mulai lava pijar dan kini sering menyemburkan awan panas.
Paling baru, semburan awan panas terekam pada sebanyak tiga kali pada Rabu (20/1/2021) pukul 00.59, 05.12, dan 05.35 WIB.
Hal ini seperti Hasil pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta.
Luncuran terpantau menuju ke arah barat daya dengan jarak 700 hingga 1200 meter.
Pada seismograf, awan panas tercatat memiliki amplitudo sebesar 13-21 dengan durasi 116 hingga 198 detik.
Baca juga: Kesaksian : Meski Awan Panas Merapi Berguguran, Warga Kemalang Tetap Beraktivitas Seperti Biasa
Baca juga: Aktivitas Merapi Meningkat, Ganjar Datangi Pengungsi Belerante Klaten : Jangan Dulu Kembali ke Rumah
"Teramati juga 47 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke Barat daya," terang Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida dalam laporannya Rabu (20/1/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/penampakan-banjir-lahar-dingin-dari-puncak-gunung-merapi-di-kali-woro.jpg)