Berita Karanganyar Terbaru
PKL di Karanganyar Diizinkan Jualan Saat PPKM, Satpol PP : Tolong Dimanfaatkan Sebaik Mungkin
Inisiatif pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Karanganyar untuk tetap menaati protokol kesehatan yang diwajibkan selama masa PPKM direspon positif.
Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Inisiatif pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Karanganyar untuk tetap menaati protokol kesehatan yang diwajibkan selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) direspon positif Satpol PP Karanganyar.
Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jati Wibowo berharap kelonggaran di PSBB jilid 2 ini dapat meningkatkan kurva ekonomi Kabupaten Karanganyar dan menekan angka penularan Covid-19.
"Bapak bupati sudah memberi kelonggaran, tolong dimanfaatkan sebaik mungkin, nanti kalau kebijakan ini dievaluasi dan hasilnya baik akan ada kelonggaran lainnya yang bisa diberikan," kata Yophy.
Seperti diketahui, para pedagang kaki lima (PKL) Taman Pancasila dan Alun-Alun Karanganyar diberikan kesempatan untuk menggelar dagangan mereka selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid II.
Mereka berjanji akan menaati seluruh protokol kesehatan kesehatan Covid-19 yang diwajibkan.
Baca juga: Masuki PSBB Jilid 2, Satpol PP Karanganyar Minta Toko dan Warung Makan Buat Wastafel Permanen
Baca juga: Sudah Dapat e-Tiket Vaksinasi, 3.331 Nakes di Karanganyar Siap Disuntik Sinovac dalam Waktu Dekat
Apabila ada yang melanggar, Paguyuban Pedagang Kaki Lima dari masing-masing lokasi baik Alun-Alun dan Taman Pancasila siap memberikan sanksi kepada para anggota.
Koordinator Lapangan UKM Taman Pancasila, Iriyanto mengatakan mereka akan menegur pedagang yang melanggar aturan PPKM.
Mereka juga sepakat untuk taat dan patuh apabila diperintah untuk tutup lapak pukul 20.00 WIB.
"Kami akan mematikan lampu taman sewaktu jam malam selesai," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (26/1/2021).
"Kami juga tidak segan untuk menegur sesama pedagang untuk selalu taat protokol dari cuci tangan sampai jaga jarak, kalau pembeli tidak pakai masker tidak akan kami layani," imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Koordinator Pedagang Alun-Alun Kabupaten Karanganyar, Mariyono, yang menyampaikan bahwa kelonggaran ini harus disyukuri dan dimanfaatkan sebagai momentum perbaikan ekonomi.
"Kami kembalikan kepada masing-masing PKL dalam penegakkan aturan disiplin, tapi saya harap semuanya taat," ujarnya.
Jam Operasional Diatur
Sebelumnya, angin segar datang untuk para pelaku usaha kuliner malam di Kabupaten Karanganyar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pkl-di-karanganyar-diliburkan.jpg)