Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

UN 2021 Dihapus, Bupati Karanganyar Khawatir dengan Generasi Penerus: Perlu Kebijakan Jangka Panjang

Kebijakan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait penghapusan Ujian Nasional (UN) mendapat tanggapan dari Bupati Karanganyar J

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Agil Tri
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi Ujian Nasional.(TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kebijakan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait penghapusan Ujian Nasional (UN) mendapat tanggapan dari Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Dia menilai perlu ada kurikulum yang standar sehingga para murid saat ini tidak bingung dalam proses belajarnya.

Hal itu dikarenakan di masa pandemi para murid hanya bisa melakukan pembelajaran melalui media online.

"Saat ini di masa pandemi Covid-19 bisa dimaklumi mengapa UN dihapus tapi harus ada kebijakan jangka panjang," katanya kepada TribunSolo pada Minggu (7/2/2021).

"Jangan sampai nanti berganti terus, antara satu konsep dengan lainnya sehingga anak yang sudah enjoy dipaksa untuk beradaptasi lagi," imbuhnya.

Hari Ini Ada 20 Hajatan di Karanganyar, Ada yang Melanggar Aturan Protokol Kesehatan

Langgar Aturan Hajatan, Penyelenggara Hajatan di Karanganyar Dipanggil Polisi

4 Pesta Hajatan di Karanganyar Ditertibkan, 1 Penyelenggara Dipanggil Polisi

Dirinya berharap para guru dan murid dapat bekerjasama dalam proses belajar dan mengajar.

"Butuh kerjasama dan kerja ekstra keras dalam masa pembelajaran saat ini," ujarnya.

"Kita tidak tahu bagaimana lulusan kita nanti kedepannya," ungkapnya.

Meskipun sedikit keberatan dengan penghapusan ujian atau menggantinya dengan sistem penilaian baru, Juliyatmono masih percaya sepenuhnya dengan segala kebijakan dari Kemendikbud.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved