Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Karanganyar Terbaru

Viral Jalan Berlubang di Tasikmadu-Kebakkramat Karanganyar, Warga Sampai Taruh Pot Tanaman

Viral di media sosial (medsos) Jalan Tasikmadu-Kebakkramat diberi sejumlah tanaman karena mengalami kerusakan cukup parah dan belum diperbaiki.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Muhammad Irfan
Pot bunga yang diletakkan di tengah jalan sebagai penanda jalan berlubang di Jalan Tasikmadu-Kebakkramat. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Viral di media sosial (medsos) Jalan Tasikmadu-Kebakkramat diberi pot tanaman karena mengalami kerusakan cukup parah dan belum diperbaiki hingga kini. 

Postingan tersebut terlihat di Facebook Info Warga Karanganyar, peletakkan pot bunga itu sebagai simbolisasi protes atas banyaknya kecelakaan yang kerap terjadi di wilayah itu. 

Dalam pantauan TribunSolo.com, kubangan jalan itu memiliki kedalaman hingga nyaris 10 cm.

Heboh Pria Acungkan Pistol di Tengah Keramaian Jalan Raya, Saat Ditangkap Ternyata Positif Narkoba

Oknum Satpol PP Subang Tusuk Pengamen Angklung Jalanan, Disebabkan Uang Jatah Rp 20 Ribu

Bentuknya yang cekung ke dalam membuat roda kendaraan terutama motor bisa terjerembab. 

Menurut warga sekitar, Mulyono (32) dalam sebulan ini sudah ada lebih dari 6 kecelakaan yang terjadi. 

"Sudah ada 6 kecelakaan selama sebulan ini, bahkan lebih kalau di luar pengamatan saya," katanya kepada TribunSolo.com pada Minggu (7/2/2021).

Dirinya menuturkan, saat hujan deras melanda kawasan tersebut, jalanan berlubang itu nyaris tak terlihat sama sekali karena tertutup oleh genangan air. 

"Kalau musim hujan, sebagian orang itu pasti ngebut dan tidak sadar ada lubang besar yang membuat mereka terjatuh," ungkapnya. 

Sebenarnya Mulyono sudah berupaya melakukan perbaikan secara swadaya namun hasilnya masih nihil. 

Gerakan Jateng di Rumah Saja : Fix, Tak Ada Blokade Jalan,Warga Luar Juga Tak Dilarang ke Solo

"Sebelumnya sudah kami tutupi dengan pasir tapi karena terlindas kendaraan jadinya malah menyebar ke kiri kanan jalan," ujarnya. 

"Pernah juga diberi semen tapi hanya bertahan sementara dan sekarang malah menjalar kemana-mana," ungkapnya. 

Aksi Tandai Lubang Jalan

Aksi menandai lubang-lubang di jalanan Kota Solo oleh Team White Pylox (TWP) dilakukan secara sukarela.

Adapun cat semprot yang mereka gunakan adalah hasil dari patungan anggota komunitas TWP.

TWP merupakan salah satu kegiatan dari komunitas di Facebook, Info Cegatan Solo (ICS).

“Cat semprot hasil dari patungan poro sedulur ICS, siapa saja yang mau ikut silakan,” ujar Koordinator TWP, Chapzha.

Biasanya kumpul di depan Manahan, amunisi berupa cat semprot boleh bawa sendiri atau dari kita yang merupakan hasil patungan, lanjutnya.

Cat semprot yang digunakan berwarna putih, karena warna putih bisa terlihat di jalanan yang berpenerangan minim sekalipun.

Ciri khas semprotan TWP adalah dekat dengan lubang dan biasanya tebal, dengan tujuan cat putih tidak cepat hilang.

Tujuan yang paling utama supaya pengendara yang akan melewati lubang-lubang bisa menghindari, jadi bisa mengurangi angka kecelakaan, tambah Chapzha.​

“Tidak ada motif politik atau apapun untuk menyidir pemerintah, murni supaya pengguna jalan lebih berhati-hati saja,” ujar Presiden ICS, Arifai kepada TribunSolo.com, Rabu(4/5/2016).

TWP biasanya memulai aksinya pada malam hari, dengan tujuan volume kendaraan yang lewat di jalan raya sudah agak berkurang.

Mereka melakukan pengecatan secara berkelompok, satu orang bertugas mengecat lubang, sementara yang lain mengatur lalu lintas.

“Keamanan nomor satu, jadi ada yang pake rompi safety feflektif dan stick light, ada yang mengatur jalan, ada yang nyemprot lubangnya,” jelas Chapzha.

“Mapping jalan yang mau ditandai dilakukan dengan koordinasi sedulur ICS di tiap daerah, misalkan mau ke Solo Barat, maka sedulur Solo bagian barat yang mengkoordinasi jalan mana saja yang berlubang,” tutup Chapzha.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved