Satu Keluarga Tewas di Baki

Tak Hanya Keluarga, Tetangga Korban Senang Pelaku Pembunuhan 1 Keluarga di Baki Divonis Mati

Terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo Henry Taryatmo (41) divonis hukuman mati. 

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/Adi Surya
Sidang putusan Henry Taryatmo (41) yang menghabisi 4 nyawa sekaligus di Kecamatan Baki di Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo, Senin (15/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo Henry Taryatmo (41) divonis hukuman mati. 

Vonis mati dijatuhkan Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo pada sidang putusan hakin, Senin (15/2/2021) kemarin. 

Vonis tersebut dijatuhkan lantaran fakta-fakta hukum yang ditemukan memenuhi unsur pasal 340 KUHP, yakni pembunuhan berencana keluarga Suranto (43).

Salah satu tetangga Suranto Yani (53), telah mengetahui vonis yang diberikan terdakwa. 

"Kalau lihat kasusnya gitu, ya emang harus seperti itu (dihukum mati), katanya, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Kondisi Rumah Tragedi Sekeluarga Tewas di Baki, 6 Bulan Tak Dihuni, Tampak Terawat & Bersih

Baca juga: Fakta Baru, Jagal 1 Keluarga di Baki Pakai Uang Korban untuk Bayar Wanita Penghibur, Habis Rp 2 Juta

Yani mengaku mengetahui kabar jika Henry divonis mati dari kakak Suranto, Marno. Saat itu, Marno tengah ke rumah korban untuk menyalakan lampu. 

"Divonis mati ya biarin saja. Kelakuannya seperti itu," imbuhnya. 

Kasus pembunuhan tersebut sudah terjadi hampir enam bulan silam, tepatnya tanggal Jumat (22/8/2020).

Suranto, beserta Istrinya Sri Handayani (36), dan dua anaknya berinisial RRI (10) anak kelas 5 SD dan DAH (6) yang masih duduk di TK, tewas di tangan Henry Taryarmo.

Sejak peristiwa itu hingga saat ini, nampak rumah tersebut dalam keadaan sepi tak berpenghuni. 

Meski dibiarkan kosong, rumah itu dalam kondisi yang cukup terawat dan bersih. 

Menurut keterangan warga sekitar, Yani (53), rumah tersebut selalu dibersihkan oleh anggota keluarga besar korban. 

"Tiap hari dibersihkan. Biasanya yang membersihkan pak Marno, kakaknya Suranto," kata dia, Selasa (16/2/2021).

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved