Dugaan Malpraktik Operasi Caesar RS di Semarang, Jevry Ratapi Istrinya Lumpuh,Buah Hatinya Meninggal
Tidak hanya istrinya lumpuh, dia juga kehilangan anak pertamanya berjenis kelamin laki-laki sehari setelah istrinya menjalani operasi.
Kondisi badanya seperti ingkung atau mengkerut,"kata dia.
Baca juga: Viral Kampung Miliader Dadakan di Tuban : Warga Sedesa Borongi Mobil, Ternyata Ini Durian Runtuhnya
Istri kliennya tersebut, kata dia, dirawat hingga (31/12/2020) dengan kondisi yang sama.
Saat itu kondisi kliennya tersebut telah dapat menggerakkan tangannya.
"Namun kondisinya tubuhnya tidak seperti saat datang pertama kali saat akan melahirkan. Kondisi masih lumpuh,"tutur dia.
Meski begitu, menurutnya, pihak rumah sakit menyebutkan bahwa pasien butuh terapi di rumahnya.
Hal ini bertujuan agar pasien merasakan suasana baru.
"Pasien pulang agar tidak bosan jadi terapi di rumah,"ujarnya.
Kliennya tersebut menandatangani bahwa pasien pulang sementara untuk terapi.
Baca juga: Insiden Mengerikan di Depan Bandara Solo : RX King Hantam Mobilio, Pengendara Bersimbah Darah
Namun setelah sampai rumah tidak sesuai dengan isi perjanjian yang disampaikan dari pihak rumah sakit.
"Yang seharusnya rumah sakit melakukan kunjungan seminggu dua kali.
Ternyata hanya satu kali dan itu waktu kunjungannya terlambat,"kata dia.
Dikatakannya, saat ini pihak rumah sakit malah mengurangi obat dan kunjungannya menjadi dua Minggu sekali.
Saat ini istri kliennya tersebut dirawat jalan di rumah orang tuanya yang berada di Dusun Kaliereng, Desa Cening, Kecamatan Kabupaten Kendal.
"Kondisi rumah korban jauh dari rumah sakit maupun pusat kesehatan. Kami khawatir kondisi pasien yang kadang kala drop tidak tertangani secara medis,"kata dia.
Gagal Jantung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/dugaan-malpraktek-rs-hermina-semarang.jpg)