Ogah Dibelikan Mobil Dinas Baru, Ini Mobil Dinas Bupati Wonogiri Jekek
Bupati terpilih Pilkada Wonogiri 2020 terpilih Joko Sutopo menolak bila dibelikan fasilitas mobil dinas baru. Mobil dinas bupati yang dipakai saat ini
TRIBUNSOLO.COM - Bupati terpilih Pilkada Wonogiri 2020 terpilih Joko Sutopo menolak bila dibelikan fasilitas mobil dinas baru.
Pria yang akrab disapa Jekek itu, masih memilih menggunakan mobil dinasnya yang lama.
Mobil dinas bupati yang dipakai saat ini berupa Toyota Kijang Innova Venturer dan Toyota Land Cruiser Prado.
Sementara Wakil Bupati Wonogiri disediakan mobil dinas merek Toyota Innova seri Q dan Toyota Camry.
Alasannya menolak pembelian fasilitas baru itu sebagai bentuk keprihatinannya terhadap pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.
"Ini bentuk keprihatinan kami terhadap kondisi pandemi Covid-19 sampai saat ini masih terjadi," kata dia, Rabu (17/2/2021).
"Jangan sampai pemerintah dinilai tidak memiliki sensitifitas terhadap kondisi yang dialami masyarakat," imbuhnya.
Baca juga: Bupati Sragen Klaim PPKM Mikro Efektif, Akupansi Ruang Isolasi Covid-19 di Rumah Sakit Menurun
Baca juga: Dua Pelajar Terkapar, Tertabrak Bus yang Diduga Ngeblong di Lampu Merah Jalan Raya Solo-Wonogiri
Baca juga: Pencarian Luweng di Wonogiri Minta Bantuan Orang Pintar, Ini Cara Mendeteksi via Metode Geolistrik
Baca juga: Dibukanya Pintu Air Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Surga Bagi Pemancing : Sekali Tarik Dapat 3 Ekor
Bagi Jekek apa yang dilakukan itu bukan bagian pencitraannya sebagai bupati terpilih untuk yang kedua kalinya.
Namun sikapnya itu dimaknainya sebagai bentuk keprihatinan dan kepeduliannya terhadap kondisi yang dialami masyarakat Wonogiri di tengah pandemi Covid-19.
Jekek mengatakan selain mobil dinas, dia juga akan menolak jika dibelikan baju untuk pelantikan nanti.
Sebab, bajunya yang lama masih bisa ia gunakan lagi.
Tak hanya itu, pelantikan dirinya sebagai bupati hanya bagian dari prosesi yang bersifat seremoni saja.
"Baju kami tetap masih mengenakan baju yang lama. Postur tubuh saya tidak ada perubahan dan lingkar pinggang tetap," kata Jekek.
Jekek mengatakan, anggaran tahun 2021 lebih banyak dipersiapkan untuk penanganan pandemi Covid-19.
Apalagi saat ini kasus positif Covid-19 di Kabupaten Wonogiri tembus hingga angka 3.024 dengan perincian 75 dirawat, 23 isolasi mandiri, 123 meninggal dunia dan 2.793 sembuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/bupati-wonogiri-joko-sutopo-saat-ditemui-di-kantor-dinas-bupati-wonogiri-kamis-1932020.jpg)