Ramadhan 2021

Persiapan Ramadhan 2021, Simak Cara Mengenalkan Puasa kepada Anak

Simak cara mengenalkan puasa Ramadhan pada anak, misalnya dengan memberi contoh dan pemahaman.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
Warta Kota
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Puasa Ramadhan wajib dilaksanakan bagi umat muslim yang sudah baligh.

Sementara anak kecil yang belum puber memang belum diwajibkan tetapi alangkah baiknya juga dilatih.

Maksudnya, orangtua mulai mengenalkan ke anak tentang puasa Ramadhan sejak dini. Tujuannya, saat ia sudah wajib untuk puasa, ia sudah biasa menjalankan puasa ramadan dengan baik.

Lalu, bagaimana cara mengajarkan anak puasa pertama kali?

Baca juga: Manfaat Puasa di Tengah Pandemi Covid-19, Ternyata Bisa Tingkatkan Imun Tubuh saat Ramadhan

Baca juga: Niat Puasa Ayyamul Bidh Lengkap Arab dan Terjemahan, Simak Sederet Keutamaannya

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan, Yuk Bayar Utang Puasa Sebelum Ramadhan Tahun Ini Tiba

Mengajari anak puasa mungkin susah-susah gampang. Ada anak yang ingin sekali puasa seperti anggota keluarga lain namun ada juga anak yang tidak ingin. Sebelum mengajarkan anak puasa, sebaiknya beri pengertian kepada anak terlebih dahulu apa itu puasa dan mengapa mereka perlu menjalankannya tiap tahun.

Setelah diberi pengertian, anak mungkin akan lebih mudah untuk mengikuti ibadah puasa.

Dikutip dari laman hellosehat.com, berikut beberapa tips untuk memperkenalkan anak pada puasa:

1. Memberi teladan

Memberi pelajaran kepada anak sebaiknya dengan contoh. Hal ini membuat anak lebih mudah menjalankannya. Hal ini dapat dimulai dari orangtua sendiri.

Saat orangtua menjalankan ibadah puasa, pasti anak akan bertanya apa itu puasa, mengapa ibu atau bapak tidak makan, dan lain sebagainya.

Hal ini akan menimbulkan rasa penasaran anak sehingga anak ingin mencobanya dan mempraktikannya sendiri. Ingat, di usia anak yang masih muda, anak bisa dengan mudah meniru perilaku seseorang di sekitarnya.

2. Tidak memaksa

Beri anak kelonggaran mejanlankan puasa. Orangtua perlu ingat bahwa anak masih dalam masa pertumbuhan dan perkembangan di mana ia masih membutuhkan banyak nutrisi.

Selain itu, anak kecil juga belum bisa membantu dirinya sendiri untuk mendapatkan makanan dan minuman sejumlah yang ia butuhkan. Sehingga, memaksa anak untuk puasa penuh atau puasa setiap hari bisa menimbulkan risiko kesehatan pada anak.

Sebaiknya mulailah mengajari anak puasa dengan perlahan. Mulai dari puasa beberapa jam dalam satu hari kemudian tingkatkan lagi jika anak sudah berhasil melewatinya. Yang terpenting, anak mengenal dulu apa itu puasa dan bagaimana cara menjalankannya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved